
-
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Dikira Kista Ternyata Peluru yang Bersarang di Kepala
- Serangga Goreng Bisa Memperburuk Asma
- Bentuk Hidung Bisa Identifikasikan Karakter Seseorang
- Cacar Monyet Mengancam Manusia
- 6 Penyakit yang Sering Salah Diagnosis
- Aliskiren
- Bupropion
- Candesartan
Info Obat :
Otak Sulit Mempelajari Bahasa Arab
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Ilmuwan dari Israel telah berhasil mengidentifikasi penyebab mengapa sangat sulit belajar bahasa arab. Tim dari University of Haifa menuturkan jika biasanya orang menggunakan kedua sisi otaknya untuk mulai membaca suatu bahasa, tapi pada bahasa Arab hanya digunakan sisi otak bagian kiri saja. Hal ini disebabkan bagian otak kiri ini bekerja lebih baik dalam hal membedakan sesuatu secara detail.
Ketika seseorang membaca bahasa Arab, maka orang tersebut harus bekerja keras untuk mengetahui huruf apa yang harus dihilangkan dan huruf apa yang harus diucapkan. Hasil temuan ini telah dilaporkan dalam jurnal Neuropsychology.
"Karakteristik tertentu dari bahasa Arab membuat seseorang sulit untuk melibatkan belahan otak sebelah kanan. Padahal ketika seseorang akan memulai sesuatu yang baru, ada banyak bagian otak sebelah kanan yang dilibatkan," ujar pemimpin penelitian, Profesor Zohar Eviatar, seperti dikutip dari BBCNews, Senin (6/9/2010).
Para peneliti melibatkan 40 siswa universitas, beberapa diantaranya hanya bisa berbicara dalam bahasa Ibrani sementara beberapa orang lainnya mampu berbicara dan menulis bahasa Arab dengan baik.
Tim peneliti mengukur seberapa cepat dan akurat partisipan mencoba untuk memisahkan huruf-huruf yang terpisah. Pertama-tama partisipan diberikan bahasa Ibrani lalu kemudian diberikan bahasa Arab. Semua partisipan bisa membaca bahasa Ibrani dengan baik dan menggunakan kedua belahan otak kiri dan kanan, begitu juga halnya dengan bahasa Inggris.
Tapi ketika diberikan bahasa Arab, maka hanya otak bagian kiri saja yang memberitahu mengenai pemisahan huruf arab tersebut. Hal ini membuat para peneliti ingin menyelidiki lebih jauh mengapa bagian otak sebelah kanan tidak bekerja.
"Ini disebabkan karena belahan otak bagian kanan akan lebih peka terhadap aspek-aspek global mengenai apa yang dilihatnya, sedangkan belahan otak kiri akan lebih peka terhadap fitur-fitur yang 'lokal' atau lebih detail," ujat Prof Eviatar.
Tim peneliti menambahkan ketika seseorang mencoba melihat huruf Arab dengan belahan otak kanan, maka otak akan menjawabnya secara acak dan tidak bisa membedakan huruf demi huruf. Hal ini yang membuat seseorang sering melakukan kesalahan ketika mulai mencoba membaca bahasa arab.
Kini peneliti ingin mengetahui bagaimana caranya mengajarkan bahasa Arab dengan lebih baik bagi anak-anak. Salah satunya mungkin dengan mulai mempelajari hal-hal yang kecil dan tidak wajar secara detail. Lama kelamaan hal ini diharapkan bisa membantu mengaktifkan belahan otak bagian
(ver/ir)
BACA JUGA :









