
-
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Cara Suntik Insulin Diabetes yang Tepat
- Kayu Manis Bisa Cegah Diabetes
- Sayuran Berdaun Hijau Bisa Kurangi Risiko Diabetes
- Memilih Sepatu yang Tepat untuk Diabetes
- Setengah Porsi Sayuran Cegah Diabetes
- Diabetes Insipidus
- Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
- Gestational Diabetes, Diabetes Pada Masa Kehamilan
Info Penyakit :
- Clopidogrel
- Bupranolol
- Atropine
Info Obat :
Menyetir yang Aman untuk Penderita Diabetes
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Pada saat menyetir kendaraan, terutama yang menempuh perjalanan jauh ada kemungkinan terjadi hipoglikemia (kadar gula darah rendah). Hal ini disebabkan tubuh tidak mendapatkan asupan makanan, sehingga tidak ada energi yang bisa dihasilkan.
Hipoglikemia terjadi jika kadar gula darahnya terlalu rendah (kurang dari 70 mm persen). Kondisi ini disebabkan karena adanya ketidakseimbangan antara makanan yang dikonsumsi, gerak badan dan obat yang digunakan. Gejala yang timbul adalah keluar keringat dingin, gemetar, pusing, lemas, mata berkunang-kunang, rasa perih di ulu hati dan timbul rasa lapar.
Sebagian besar penderita diabetes (diabetesi) sering tidak menyadari jika kadar gula darahnya terlalu rendah, hal ini disebabkan diabetesi tetap mengemudi selama beberapa jam tanpa memeriksakan kadar gula darahnya dan juga tidak makan. Tindakan ini tentu saja bisa membahayakan keselamatanya.
Tapi seperti halnya komplikasi diabetes lainnya, kondisi ini dapat dikendalikan dan dihindari dengan melakukan perencanaan dan perawatan yang tepat sehingga seorang diabetesi bisa tetap menyetir tanpa masalah.
Seperti dikutip dari Diabeteshealth, Selasa (7/9/2010) sangat penting bagi diabetesi untuk mempersiapkan segala hal dalam mencegah hipoglikemia selama mengemudi. Berikut ini beberapa langkah penting yang bisa dilakukan untuk menghindari hipoglikemia saat menyetir, yaitu:
1. Selalu siapkan makanan kecil seperti kue manis, permen atau minuma jus buah yang manis. Usahakan persediaan makanan dan minuman ini diletakkan di tempat yang mudah terjangkau dan terlihat, karena terkadang pikiran tidak bisa bekerja dengan baik jika kadar gula darahnya rendah.
2. Jika timbul gejala-gejala hipoglikemia seperti merasa lapar yang luar biasa, keringat dingin serta dada berdebar-debar, maka segera menepi dan konsumsilah persediaan makanan atau minuman tersebut.
3. Jangan tergesa-gesa mulai mengemudi lagi, tunggulah sampai kadar gula darah kembali normal dan merasa dirinya baik-baik saja. Karena itu penting untuk selalu membawa alat pengukur gula darah digital untuk mengetahui apakah kadar gula darahnya sudah normal atau belum.
4. Jika kadar gula darahnya sudah normal kembali, mulailah mengemudi dengan tenang dan berhati-hati hingga mencapai tempat tujuan atau jika diperlukan carilah tempat untuk makan terlebih dahu
(ver/up)
BACA JUGA :









