
-
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 19:07 WIB
Serangan Stroke Tak Bisa Ditangani Sendiri, Segera ke Rumah Sakit -
Selasa 22/05/2012 18:27 WIB
Istri Keluarkan Banyak Cairan Saat Bercinta, Wajarkah? -
Selasa 22/05/2012 18:32 WIB
Aksi CSR Rokok Hanya untuk Cari Muka - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,790.000
-
Rp 471.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Risiko Jika Plasenta Terlepas dari Rahim
- Agar Anak Pintar Sejak dalam Kandungan
- Hindari Pisang Jika Ingin Punya Anak Perempuan
- Hewan Peliharaan Bisa Mendeteksi Kehamilan
- Perempuan Hamil yang Stres Lebih Banyak Makan Karbohidrat
- Besar untuk Masa Kehamilan (BMK, LGA, Large for Gestational Age)
- Gestational Diabetes, Diabetes Pada Masa Kehamilan
- Hamil Anggur (Mola Hidatidosa)
Info Penyakit :
- Bio Vision Kids
- Carteolol
- Cefoperazone
Info Obat :
Bahayakah Menggendong Anak Saat Hamil?
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstocks)
Pada intinya tubuh seseorang dirancang untuk mendukung janin yang dikandung agar tetap aman. Namun terkadang kegiatan ekstrim yang dilakukan selama hamil bisa menimbulkan cedera.
Cedera punggung adalah salah satu kondisi yang sering terjadi pada ibu hamil, terutama disebabkan oleh kegiatan mengangkat atau membawa sesuatu yang berat dengan posisi tidak benar termasuk menggendong anak.
Ibu yang hamil memang tidak dianjurkan untuk mengangkat beban berlebih termasuk menggendong anak yang lebih tua, karena kegiatan ini membuat posisi ibu hamil menjadi tidak stabil sehingga bisa membahayakannya.
Seperti dikutip dari Sheknows, Kamis (9/9/2010) selama hamil, punggung lebih rentan terkena cedera lumbar lordosis. Saat hamil tulang belakang akan terdorong ke depan akibat pertumbuhan berat badan bayi yang dikandung. Jika ibu berdiri sambil menggendong anaknya, maka hal ini akan menambah beban di tubuh yang bisa memicu sakit punggung.
Selain itu pada saat hamil juga terjadi perubahan hormon yang menyebabkan terbentuknya ruang antara sendi tulang, sehingga kalau ibu hamil membungkuk untuk mengambil barang bisa berisiko terjadi gangguan di sendi yang ditandai dengan rasa sakit. Karenanya jika kehamilan atau perut sudah membesar, sebaiknya ibu hamil tidak melakukan aktivitas yang membutuhkan keseimbangan.
Risiko lain yang mungkin timbul adalah adanya hentakan di rahim serta memberikan tekanan di perut saat menggendong bayi, jika hentakan ini cukup keras atau anak yang digendong tidak bisa diam maka berisiko terlepasnya plasenta dari rahim (placental abruption). Kondisi ini bisa menyebabkan perdarahan di rahim atau kematian janin.
Jika ibu hamil terpaksa harus menggendong anaknya, maka persiapkan tubuh dengan baik sebelum mengangkat anak. Lebarkan bahu dan selalu menekuk lutut untuk menurunkan pusat gravitasi serta gunakan paha depan (bukan otot punggung) untuk mendapatkan kekuatan. Namun hal ini sebaiknya tidak berlangsung lama, dan mintalah bantuan dari suami atau anggota keluarga la
(ver/ir)
BACA JUGA :









