
-
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Terapi Hormon Tingkatkan Kematian Akibat Kanker Payudara
- 8 Tipe Virus Penyebab Kanker Leher Rahim
- Ikuti Langkah Ini untuk Mengurangi Risiko Kanker Payudara
- Pertama di Dunia: Kanada Nyatakan BPA Beracun
- 9 Pertanyaan Tentang Kanker yang Sering Bikin Penasaran
- Kanker Anal
- Kanker Indung Telur
- Kanker Darah (Leukemia)
Info Penyakit :
- Betaxolol
- Cravox
- Ampicillin 500 mg
Info Obat :
Risiko Pria Berhubungan Seks dengan Penderita Kanker Serviks
Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Kanker serviks merupakan kanker yang disebabkan oleh infeksi Human Papillomavirus atau HPV. Virus ini bermacam-macam tipe, tetapi yang mempunyai potensi menimbulkan kanker serviks adalah sekitar 20 tipe dan diantara yang tersering dan berisiko tinggi adalah tipe 16 dan 18 (80 persen penyebab kanker serviks).
"Kanker serviks memang diderita wanita, tetapi karena penularannya paling banyak melalui hubungan seksual maka pria juga berperan dalam penyebaran kanker serviks," jelas Prof Dr dr M.Farid Aziz, Ketua Umum IPKASI (Inisiatif Pencegahan Kanker Serviks Indonesia), dalam acara Peluncuran IPKASI di Kembang Goela Restaurant, Jakarta, Kamis (21/10/2010).
Prof Farid menjelaskan, ketika seorang wanita terdiagnosa dengan kanker serviks, biasanya sang suami juga akan diperiksa organ genitalnya oleh dokter spesialis kulit dan kelamin.
Hal senada juga disampaikan oleh dr Sigit Purbadi, SpOG (K), dokter spesaialis obstetri dan ginekologi FKUI/RSCM. Menurutnya, virus penyebab kanker serviks memang bisa ada di pria, yaitu di organ genitalnya.
"Virus ini tentunya tidak menyebabkan kanker serviks pada pria karena pria kan nggak punya rahim. Tapi dalam kasus yang sangat kecil sekitar kurang dari 5 persen, HPV pada pria bisa menyebabkan kanker penis," jelas dr Sigit yang juga pendiri dan dewan komite IPKASI.
Menurut dr Sigit, meskipun HPV bisa menempel di kulit atau organ genital pria, tapi virus ini tidak akan menjadi berbahaya seperti ketika berada di serviks (leher rahim) wanita. Hal ini karena leher rahim bersifat lebih peka terhadap virus HPV ketimbang kulit tubuh atau penis pria.
"Makanya belum ada pencegahan kanker serviks yang dilakukan terhadap pria, karena memang belum banyak kasus HPV menyebabkan kanker pada pria. Selain itu, biaya yang dikeluarkan untuk vaksinasi kanker serviks pada pria juga tidak efektif. Jadi sampai saat ini, baik vaksinasi maupun deteksi dini kita lakukan pada wanita," jelas dr Sigit lebi
(mer/ir)
BACA JUGA :









