
-
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Makan Keju Sebelum Tidur Bisa Mimpi Aneh-aneh
- Mana yang Lebih Bagus, Tidur Menghadap Kiri atau Kanan?
- Perlukah Menghidupkan Tradisi Tidur Siang?
- 5 Kegiatan yang Tanpa Sadar Dilakukan Saat Tidur
- Kedelai Bantu Masalah Tidur Wanita Menopause
- Penyakit Tidur Afrika
- Bangun Tidur Tidak Teratur
- Overdosis Obat Tidur
Info Penyakit :
- Anistreplase
- Cravox
- Clofibrate
Info Obat :
Banyak Bergaul Bikin Susah Tidur
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Fakta ini terungkap dalam sebuah eksperimen yang dilakukan Center for Military Psychiatry and Neuroscience di Walter Reed Army Institute of Research, Maryland. Publikasinya telah dimuat dalam jurnal Sleep edisi terbaru.
Dalam eksperimen tersebut, peneliti melibatkan 48 relawan yang dibagi menjadi 2 kelompok. Kelompok pertama dikondisikan untuk selalu bertemu dengan banyak orang selama 36 jam dalam sehari, sedangkan kelompok yang lain diisolasi dari pergaulan.
Sebelumnya para relawan juga menjalani tes kepribadian untuk membedakan jenis kepribadian introvert (tertutup) dan esktrovert (terbuka). Ternyata 2 faktor yakni jenis kepribadian dan kondisi lingkungan berkaitan erat dengan kemampuan untuk mengatasi masalah susah tidur, terutama pada kelompok yang selalu bertemu banyak orang.
Ketika banyak berinteraksi dengan lingkungan, seluruh para relawan pada kelompok tersebut sama-sama mengalami gangguan tidur. Namun dibandingkan yang introvert, relawan yang cenderung ekstrovert lebih susah mengatasi gangguan tersebut.
"Kepribadian ekstrovert lebih rentan mengalami gangguan tidur ketika berada dalam lingkungan yang sibuk secara sosial," ungkap Dr Tracy Rupp, salah satu peneliti yang terlibat seperti dikutip dari Telegraph, Senin (1/11/2010).
Peneliti menduga, interaksi sosial bagi seorang yang ekstrovert menyebabkan kelelahan di bagian otak yang mengatur siklus tidur. Sebaliknya pada seorang yang introvert bagian ini relatif tidak terlalu terpengaruh oleh faktor lingkungan dan sosi
(up/ir)
BACA JUGA :









