
-
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Memanfaatkan Tubuh Orang Mati
- Makanan Pencuri Mineral dalam Tubuh
- Alasan Kenapa Harus Berhenti Minum Soda
- Menikah Banyak Manfaat Kesehatannya Buat Pria
- Sakit Makin Memburuk Karena 6 Kelakuan Ini
- Buformin
- Benfluorex
- Chloramphenikol
Info Obat :
Cara Baru Hilangkan Bau Tak Sedap di Rumah
Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Ilmuwan telah menemukan cara baru untuk menghilangkan bau yang menyengat di rumah atau bau-bauan yang lainnya.
Metode baru penghilang bau ini tidak seperti penyegar udara atau pengharum ruangan yang banyak digunakan yang hanya bisa menyamarkan bau, tetapi lebih menghilangkan bau dari sumbernya.
Temuan ini berupa deodoran yang terbuat dari nanopartikel, yang dapat menghilangkan bau dua kali lipat lebih efektif dari penghilang bau yang sudah standar digunakan, yaitu penyegar udara berbahan karbon aktif.
"Deodoran ini dapat digunakan pada berbagai bahan untuk memerangi bau yang tidak diinginkan pada pakaian, hewan peliharaan, ruangan dan tempat lain," jelas Brij Moudgil, profesor ternama dari Materials Science and Engineering di University of Florida, dilansir Medindia, Selasa (2/11/2010).
Menurut Prof Moudgil, penyegar udara yang paling umum digunakan memang memberikan aroma yang harum dan menyenangkan, tetapi hal itu tidak menghilangkan bau dari lingkungan.
"Dengan deodoran ini, zat yang menyebabkan bau bisa diserap," jelas Prof Moudgil lebih lanjut.
Prof Moudgil menjelaskan, kebanyakan penyegar ruangan mengandung karbon aktif dan baking soda, sehingga cenderung hanya memiliki kemampuan yang lemah, yaitu menyerap bahan kimia yang bertanggung jawab terhadap bau.
Kini, ilmuwan sedang mengembangkan bahan baru yang terdiri dari nanopartikel silika (bahan utama dalam pasir pantai) yang dilapisi tembaga, yang ukurannya hanya 1 per 50.000 dari sehelai rambaut manusia.
"Nanopartikel silika memiliki sifat antibakteri dan anti-bau, sedangkan nanopartikel tembaga memberikan area permukaan yang lebih besar untuk mengerahkan dampak silika tersebut," jelas Prof Moudgil.
Prof Moudgil mengatakan, selain dapat memerangi bau, deodoran ini juga menjanjikan untuk menghilangkan kotoran sulfur yang ditemukan dalam minyak mentah serta dapat melawan bakteri berbahaya.
Temuan ini telah diterbitkan dalam jurnal dwi-mingguan ACS 'Langmuir.
(mer/ir)
BACA JUGA :









