detikhealth

Kenapa Rambut Uban Tidak Boleh Dicabut?

Vera Farah Bararah - detikHealth
Selasa, 02/11/2010 15:34 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Saat uban atau rambut putih muncul biasanya orang menjadi malu dan berusaha menghilangkannya dengan cara dicabut. Benarkah rambut putih ini tidak boleh dicabut karena bikin tambah banyak uban?

Setiap rambut memiliki akar yang berisi struktur seperti tas kecil atau disebut dengan folikel rambut. Folikel rambut ini mengandung melanosit yang menghasilkan pigmen melanin, yang bertanggung jawab terhadap warna rambut.

Seiring berjalannya waktu, sel-sel pigmen di dalam folikel rambut akan berkurang yang membuat rambut tidak lagi memiliki melanin yang banyak. Kondisi inilah yang mengubah warna rambut menjadi abu-abu atau putih.

Dikutip dari About.com, Selasa (2/11/2010), hingga kini tidak ada bukti ilmiah baik berupa diet, herbal atau suplemen yang bisa mengurangi atau mengembalikan rambut uban. Karenanya seseorang hanya bisa merawat uban tersebut agar tetap terlihat sehat.

Bagaimana jika uban dicabut?


Uban yang muncul sebaiknya memang tidak dicabut, karena bisa merusak folikel, saraf-saraf dan juga akar rambut. Jika akar rambut ini rusak nantinya dapat memicu terjadinya infeksi.

Selain itu kebiasaan mencabut uban juga bisa membuat rambut menjadi tipis yang menyebabkan rambut uban akan terlihat lebih banyak, meskipun sebenarnya jumlah uban yang muncul di rambut itu tetap.

Sebagian besar orang akan menutupi ubannya dengan cara mengecat rambut. Jika demikian, usahakan untuk memilih pewarna rambut yang benar sehingga tidak merusak struktur atau pun akar rambut. Serta gunakanlah shampoo atau conditioner yang tepat sehingga kondisi rambut tetap terlihat sehat dan menghindari gangguan rambut lainnya.Next

Halaman 1 2
(ver/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit