detikhealth

BPOM: 11 Merek Air Minum Kemasan Aman dengan Catatan

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 03/11/2010 15:14 WIB
(Foto: thinkstock)
Jakarta, BPOM menyatakan bahwa 11 merek air minum dalam kemasan (AMDK) yang beberapa waktu lalu diklaim mengandung bakteri, aman dikonsumsi. Tapi BPOM juga menambahkan beberapa catatan dari pernyataan aman tersebut.

Beberapa waktu yang lalu, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menemukan ada 11 produk AMDK mengandung nilai bakteri yang bermasalah, yaitu Pretige, Top Aqua, Air Max, Caspian, Club, Pasti Air,Vit, Prima, De As, Ron88 dan Sega.

"Saya berterima kasih kepada YLKI karena tugasnya memang melindungi konsumen. Tetapi temuan kami (BPOM), 11 merek yang beredar di lapangan adalah aman. Tetapi dari 11 tersebut memang ada catatan, yaitu 1 merek ilegal dan 6 industri harus memperbaiki proses produksinya," jelas Dr Ir Roy Sparingga, M.App,Sc, Deputi Keamanan Pangan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dalam konferensi pers di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (3/11/2010).

Tapi Roy menegaskan, adanya catatan ini bukan berarti 11 merek AMDK tersebut tidak aman dikonsumsi.

"11 merek ini tetap aman, hanya saja ada beberapa industri yang harus memperbaiki proses industrinya. Misal, pegawainya belum di training. Padahal secara SNI pegawai industri AMDK harus di training terlebih dahulu. Jadi sebenarnya tetap aman dikonsumsi," jelas Roy lebih lanjut.

Mengenai 1 merek AMDK yang dinyatakan ilegal, Roy belum mau memplublikasikannya. Hal ini karena tidak terkait dengan keamanan pangan melainkan legalitas, sehingga perusahaan diberi waktu selama 1 bulan untuk menarik produknya dari pasaran.

Untuk kasus bakteri dalam air kemasan yang ditemukan YLKI, Roy menjelaskan bahwa dalam air kemasan memang ada mikroba. Tetapi menurut Roy, selama masih dibawah ambang batas aman, maka air minum tersebut masih aman dikonsumsi.

"Berdasarkan SNI, batas aman mikroba dalam air kemasan adalah 100.000 koloni/ml. Tapi ini bukan parameter untuk bakteri patogen yang membahayakan kesehatan, melainkan indikator kehigienisan dan sanitasi," jelas Roy lebih lanjut.

Tapi Roy mengingatkan, konsumen juga harus selektif dalam memilih produk air minum dalam kemasan. Hal ini karena bakteri baik dalam air minum kemasan bisa berkembang dan memicu pertumbuhan bakteri jahat bila terkena matahari langsung atau bocor.

"Konsumen juga harus memperhatikan, kalau AMDK terkena matahari langsung atau kemasannya bocor ya jangan diminum," tutur Roy.(mer/up)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit