Amankah Pakai Deodoran Saat Radioterapi Kanker Payudara?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Minggu, 07/11/2010 11:01 WIB
foto: Thinkstock
Toronto, Saat menjalani radioterapi, pasien dilarang memakai deodoran agar tidak memicu efek samping. Namun hingga kini ternyata belum ada cukup bukti adanya risiko berbahaya dari penggunaan deodoran, terutama pada kanker payudara.

Deodoran atau penghilang bau badan termasuk salah satu bahan yang dilarang penggunaannya saat menjalani radiasi untuk terapi kanker payudara. Berbagai jenis kosmetika seperti lotion dan bedak juga tidak diperbolehkan, kecuali bedak bayi.

Dikhawatirkan, komponen-komponen yang terkadung di dalam kosmetika dan deodoran akan bereaksi saat terkena radiasi sehingga efeknya menjadi semakin toksik atau berbahaya. Di permukaan kulit, efek sampingnya bisa berupa hipersensitivitas dan kemerahan.

Namun kekhawatiran itu tidak terbukti dalam sebuah penelitian yang dilakukan Tom Baker Cancer Centre di Kanada. Penelitian yang melibatkan 198 penderita kanker payudara stadium awal itu membuktikan tidak ada perbedaan saat pasien menjalani radioterapi dengan maupun tanpa memakai deodoran.

Selama 3 minggu diterapi, pasien yang tidak memakai deodoran memiliki tingkat toksisitas kulit rata-rata 0,72, hanya berbeda tipis dengan pasien yang memakai deodoran yakni 0,69. Hingga 2 minggu sesudah terapi berakhir, perbedaan tingkat toksisitas juga tipis yakni 0,99 pada pasien tanpa deodoran dan 1,00 pada pengguna deodoran.

Peneliti juga tidak menemukan perbedaan yang signifikan terkait risiko berkurangnya kelembaban kulit (moist desquamation). Kondisi tersebut hanya dialami oleh 2,02 persen dari pasien yang memakai deodoran dan 1,5 persen dari pasien tanpa deodoran.

"Kesimpulannya adalah tidak ada cukup bukti untuk melarang pasien kanker payudara penggunaan deodoran saat menjalani radioterapi," ungkap salah satu peneliti, Donna Gies seperti dikutip dari Medpagetoday, Minggu (7/11/2010).

(up/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit