
-
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 17:31 WIB
Tumor Sebesar Bola Sepak Berhasil Diangkat dari Pria Ini -
Rabu 23/05/2012 16:32 WIB
Anak yang Sering Jajan Perkembangan Otaknya Bisa Terhambat - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Penyakit Kelamin akan Bisa Dideteksi dengan Ponsel
- Anak Autis Tetap Hidup Setelah Menelan Gunting Kuku
- Tampak Lebih Tua Tidak Selalu Berarti Kurang Sehat
- Pingsan 100 Kali Sehari Karena Tertawa
- Utamakan Perlindungan Mata dan Pernapasan di Area Merapi
- Benjolan pada Payudara
- Alergi Kedelai
- Asites
Info Penyakit :
- Asam Mefenamat
- Ampicillin 1 gr Inj
- Cilazapril
Info Obat :
Kenapa Vibrator Banyak Disukai?
Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Vibrator merupakan perangkat elektronik yang menghasilkan getaran untuk meningkatkan gairah seksual terutama pada wanita. Meski lebih sedikit, pria juga sering menggunakannya bahkan beberapa produk kondom sudah dilengkapi dengan vibrator.
Dengan vibrator saraf-saraf sekitar vagina yang aktif semakin banyak yang membuat perempuan mudah orgasme. Vibrator memberikan sensasi langsung dan kuat terhadap 8.000 ujung saraf di mahkota perempuan. Daerah ini seringkali tidak cukup mendapat perhatian selama melakukan seks.
"Bagi seorang wanita, mengalami orgasme paling mudah bila menggunakan vibrator," tulis Emily Nagoski dalam bukunya The Good in Bed Guide to Female Orgasms, dilansir Foxnews, Selasa (9/11/2010).
Menurut Nagoski, alasan banyak orang menyukai vibrator adalah karena getaran mekanik yang diberikan lebih intens dari apapun, termasuk tangan, lingga (sex toy), lidah atau rangsangan organik lainnya.
"Lebih banyak stimulasi berarti lebih banyak gairah, sehingga orgasme pun lebih mudah dan lebih cepat tercapai," jelas Nagoski.
Bahkan, Kinsey Sexual Health Institute pun merilis hasil penelitian yang menunjukkan manfaat kesehatan yang luar biasa, baik secara fisik dan mental dengan menggunakan vibrator.
"Bahkan wanita tak hanya bisa menggunakan vibrator sendirian, tetapi juga dengan suaminya. Ini bisa menambah keintiman dalan berhubungan seksual," jelas Nagoski lebih lanjut.
Namun, menurut Nagoski, banyak pria yang merasa 'terancam' bila pasangannya lebih suka menggunakan vibrator atau bahkan menjadi pecandu vibrator.
"Dengan vibrator wanita hanya memerlukan beberapa menit untuk orgasme. Jadi sebenarnya ini berita bagus baik bagi wanita maupun pria. Dengan vibrator pria dapat bertahan selama yang dia suka, tapi bukan berarti wanita tak mengalami orgasme," jelas Nagoski.
Nagoski menjelaskan, kebanyakan posisi seks tidak memberikan rangsangan langsung pada klitoris, yang sangat penting untuk orgasme wanita. Padahal orgasme wanita memerlukan rangsangan klitoris yang persisten (terus menerus). Nah, kemampuan inilah yang ditawarkan dari vibrator.
"Ini memberikan keuntungan bagi wanita dan pria. Jika Anda masih gugup mencoba vibrator, berbicaralah dengan pasangan tentang hal ini," saran Nagoski.
Dapatkah vibrator bikin kecanduan?
Pakar seks dan penulis buku seks Dr Yvonne K. Fulbright mengatakan tidak ada yang salah dalam menggunakan vibrator dalam melakukan hubungan seks.
Wanita yang menggunakan vibrator umumnya mengaku waktunya lebih efisien dan bisa mencapai kenikmatan seperti orgasme serta tidak membuatnya patah semangat karena sulit mencapai orgasme saat berhubungan intim.
Untuk menghindari kecanduan vibrator, Dr Yvonne menyarankan perempuan jangan menjadikan ini sebagai kegiatan rutin. Ubahlah cara penggunaanya misalnya dengan menggunakannya di tangan yang bisa membantu mengistirahatkan tangan dan hindari berfantasi yang berlebihan.
Dr Yvonne mengatakan jangan sampai alat bantu seks membuat wanita cenderung memilih masturbasi daripada bersama pasangannya karena itu tidak sehat untuk hubungan mereka nantinya. Menikah lebih sehat daripada melakukan seks sendiri
(mer/ir)
BACA JUGA :









