
-
Rabu 23/05/2012 10:46 WIB
Tradisional dan Tak Masuk Akal, Tapi Mak Erot Tetap Disuka -
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 10:18 WIB
Apa Bahayanya Bila Tak Punya Kantung Empedu? -
Rabu 23/05/2012 09:35 WIB
Seperti Apa Gejala Awal Kanker Anus? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Benarkah Penderita Anoreksia Susah Hamil?
- Testis Anak Tidak Turun Akibat Sembarangan Minum Obat Saat Hamil
- Pelayanan Kesehatan Gratis di Makassar Termasuk untuk Caesar
- Ibu Hamil di Daerah Pengungsi Sebaiknya Dipisah
- Apa Bedanya Pemeriksaan USG 2D, 3D dan 4D?
- Gestational Diabetes, Diabetes Pada Masa Kehamilan
- Hamil Anggur (Mola Hidatidosa)
- Besar untuk Masa Kehamilan (BMK, LGA, Large for Gestational Age)
Info Penyakit :
- Buflomedil
- Amlodipine
- Alteplase (rt-PA)
Info Obat :
5 Larangan Saat Hamil dan Alasannya
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Apapun yang dilakukan atau dikonsumsi oleh ibu hamil bisa mempengaruhi kehamilan dan kondisi janin yang dikandungnya.
Dikutip dari Healthland.time.com, Jumat (12/11/2010) ada penjelasan mengenai 5 larangan bagi ibu hamil, yaitu:
Alkohol
Organisasi kesehatan dunia (WHO) serta pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (CDC) mendorong perempuan yang sedang hamil untuk tidak mengonsumsi alkohol setetes pun.
Hal ini karena konsumsi alkohol selama hamil dapat meningkatkan risiko keguguran dan kelahiran prematur. Peminum alkohol berat dikaitkan dengan fetal alcohol syndrome yang gejalanya mencakup kecacatan pada wajah, IQ rendah, keterbelakangan mental, koordinasi buruk, perilaku agresif dan masalah lainnya.
Kafein
Kafein bisa melintasi plasenta sehingga meningkatkan laju jantung dan juga pernapasan janin. Satu hal yang menjadi kekhawatiran adalah kafein dapat mengurangi penyerapan zat besi pada ibu yang secara teoritis dapat memicu anemia. Karena perempuan hamil rentan terkena anemia, maka mengonsumsi kafein bisa memberikan efek buruk dan memperparah keadaan seperti pusing, kelelahan serta detak jantung tak teratur.
Studi tahun 2008 yang dimuat dalam American Journal of Obstetrics and Gynecology menemukan konsumsi lebih dari 200 mg kafein (sekitar 10 ons kopi) per hari bisa meningkatkan dua kali lipat risiko keguguran pada usia kehamilan 71 hari. Studi lainnya menunjukkan konsumsi kafein terkait dengan cryptorchidism (testis yang tidak turun) pada bayi laki-laki.
Hot tubs (berendam air panas)
Tujuannya adalah menghindari peningkatan suhu inti tubuh yang dapat mempengaruhi perkembangan janin dan risiko keguguran terutama selama trimester pertama, dan berendam air panas juga dapat memicu terjadinya dehidrasi serta meningkatkan denyut jantung. Karenanya mandi kolam air panas atau sauna sebaiknya dihindari.
Selain itu perempuan yang tinggal di iklim panas harus lebih berhati-hati agar tidak terlalu panas dengan cara tinggal di dalam rumah, menggunakan AC serta menghindari udara panas.
Mewarnai rambut
Sebuah studi tahun 2005 yang didukung oleh National Institute of Health menemukan hubungan antara ibu yang mewarnai rambut sebelum atau selama hamil bisa meningkatkan risiko neuroblastoma, yaitu salah satu jenis kanker pada anak. Namun penyebab pastinya belum dapat diketahui dengan jelas, sehingga perlu dilakuakn studi lebih lanjut.
Meski demikian American Pregnancy Association menuturkan sedikit pewarna yang bersentuhan dengan kulit ibu bisa diserap oleh tubuh dan masuk ke dalam aliran darah.
Perjalanan udara
Beberapa kondisi kesehatan tertentu selama hamil bisa menimbulkan risiko saat melakukan perjalanan udara. Sebagai contoh, hipertensi selama hamil (preeclampsia) dapat meningkatkan risiko penggumpalan darah yang nantinya berujung pada trombosis vena (deep vein thrombosis).
Sementara itu studi tahun 1999 menemukan pekerja udara memiliki risiko lebih tinggi mengalami keguguran selama trimester pertama. Karenanya sebelum ibu hamil bepergian menggunakan pesawat, pastikan untuk memeriksa kondisi kesehatan dan janin yang dikandungnya terlebih dahu
(ver/ir)
BACA JUGA :









