detikhealth
Konsultasi Kesehatan Bersama
dr. Susie Rendra, SpKK

dr. Susie Rendra, SpKK adalah dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222.

Bagaimana Mengatasi Alergi Seafood?

Senin, 29/11/2010 11:36 WIB
(Foto: thinkstock)
Dokter, sehabis makan udang badan saya terasa gatal-gatal lalu saya periksa ke dokter ternyata saya alergi sama makanan yang anyir atau amis seperti ikan, udang dan semua yang berbau seafood. Sudah diberi obat oleh dokter tapi bagi saya hanya untuk pengobatan sementara. Tadinya baru sebagian kecil gatal di leher tapi setelah obat habis, gatal belum hilang dan bekasnya semakin melebar.

Obat apa ya dok yang bisa untuk menyembuhkan setidaknya menghilangkan noda di leher dan menghilangkan rasa gatalnya itu? Selama ini sudah minum obat incidal atau pil kobra tapi efek menghilangkan gatalnya hanya sementara bahkan noda masih membekas. Atas penjelasan dokter saya ucapkan banyak terimakasih.

Novi (Perempuan Lajang, 25 Tahun), npl91185@yahoo.com
Tinggi Badan 150 Cm dan Berat Badan 38 Kg


Jawaban

Sayang sekali tidak dijelaskan mengenai gejala klinis yang diderita apakah seperti terkena ulat bulu (biduran, gidu, kaligata) ataukah menyerupai kadas atau kurap.

Bila gejala muncul setelah Anda mengonsumsi seafood, biasanya yang timbul adalah alergi dengan reaksi segera yaitu biduran. Biasanya biduran ini akan hilang sendiri tanpa bekas (walaupun tidak diobati) dalam waktu paling lama 24 jam.

Selain disebabkan oleh makanan, biduran yang berlangsung kronis atau menahun dapat disebabkan oleh berbagai penyebab alergi lainnya, bahkan mungkin pula tidak disebakan oleh proses alergi. Penyebab alergi lain misalnya karena pengaruh obat-obatan yang dikonsumsi, pengaruh tungau debu, dll. Sedangkan penyebab non alergi misalnya proses infeksi (gigi berlubang, keputihan, infeksi cacing, dll), keringat, dsb.

Yang juga mungkin terjadi adalah dermatitis alimentosa, yaitu suatu jenis eksim yang muncul akibat pengaruh makanan tertentu. Biasanya tidak muncul segera dan dapat berbekas setelah sembuh.

Untuk mengatasi kelainan yang Anda alami, paling penting adalah menegakkan diagnosis secara benar, sehingga dapat ditangani secara tepat. Obat dapat membantu mengurangi dan menghilangkan gejala, namun bila penyebab pasti tidak diketahui, maka kelainan yang sama akan berpotensi terus menerus kambuh dan berulang.

dr. Susie Rendra, SpKK
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222. Serta di RS Pondok Indah Pondok Indah, Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.
(ir/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit