detikhealth

Dapatkan Hadiah Menarik
Program Akhir Tahun
"QUIZ on Article"

Senin, 22/12/2014 11:10
Berita Pilihan 2014
Senin, 22/12/2014 09:52
Berita Pilihan 2014
Konsultasi Kandungan
dr. Dhely Lesthama. SpOG

dr. Dhely Lesthama. SpOG, Dokter Spesialis Kebidanan-Kandungan di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222. (Periode konsultasi 11 Mei 2010 hingga 6 Desember 2010)

Apakah KB Suntik Bikin Rahim Kering?

Kamis, 02/12/2010 11:47 WIB
(Foto: thinkstock)
Dok, apakah benar diperbolehkan wanita yang ingin hamil melakukan pijat untuk posisi rahim? Apa benar kalau susah hamil itu karena letak rahimnya atau peranakan turun? Apakah KB suntik mempengaruhi tingkat kekeringan rahim karena saya sudah 2 tahun tidak KB tapi tidak kunjung hamil? Terimakasih atas jawabannya.

Tantri (Perempuan Menikah, 35 Tahun), sulardi76@gmail.com
Tinggi Badan 150 Cm dan Berat Badan 48 Kg


Jawaban

Pijat rahim tidak dibenarkan dan tidak akan mengubah posisi rahim Ibu bahkan akan dapat merusak rahim Ibu. Sampai saat ini tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan pijat bisa meningkatkan kesuburan dan kesempatan kehamilan.

Untuk dapat hamil memang diperlukan kondisi rahim yang baik, sel telur yang baik dan tuba atau saluran telur yang baik. Dari faktor suami dibutuhkan kondisi sperma yang optimal lewat pemeriksaan sperma analisa.

Tidak ada istilah rahim kering. Bila yang Ibu maksud itu adalah tidak haid, ini harus segera diobati supaya segera terjadi ovulasi dan Ibu kembali subur. Periksakan ke dokter kandungan terdekat kondisi rahim Ibu.

Gangguan tidak haid (Amenore) selama menggunakan KB Hormon (suntik, pil, susuk) adalah wajar karena itu pengaruh dari KB Hormonal tersebut. Obat KB ini berfungsi menekan hormon reproduksi wanita, yaitu estrogen dan progesteron.

Walaupun suntikan hormonal dihentikan terkadang tidak langsung berdampak (langsung bisa haid) karena akumulasi obat tadi yang tersimpan dalam lemak tubuh yang butuh waktu untuk terurai.

Walaupun telah berhenti ber-KB hormon biasanya butuh waktu tubuh untuk menguraikan obat yang terakumulasi dan biasanya membutuhkan 6 bulan lebih.

dr.Dhely Lesthama.SpOG
Dokter Spesialis Kebidanan-Kandungan, praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222.
 
(ir/ir)

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit