detikhealth

Cara Meningkatkan Oksigen Dalam Darah

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Senin, 03/01/2011 09:05 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Darah memerlukan oksigen untuk dapat berfungsi dengan baik. Kekurangan oksigen dalam darah bisa membuat tubuh mengalami masalah serius. Selain olahraga dan transfusi darah, nutrisi tertentu juga bisa meningkatkan oksigen dalam darah.

Kadar oksigen dalam darah bisa berkurang karena berbagai alasan, antara lain karena asma, gangguan paru-paru dan juga kekurangan zat besi (anemia). Kondisi tersebut disebut dengan hipoksemia.

Orang yang mengalami hipoksemia (kadar oksigen dalam darah rendah) biasanya menunjukkan gejala seperti sesak napas, gelisah, disorientasi, sakit kepala, tekanan darah tinggi dan kulit kebiruan.

Dilansir Livestrong, Senin (3/1/2011), berikut beberapa nutrisi penting yang dapat meningkatkan oksigen dalam darah:

1. Zat besi
Anemia terjadi karena kadar zat besi dalam tubuh rendah dan menyebabkna menurunnya tingkat hemoglobin, yaitu pembawa oksigen dalam darah. Hal ini bisa mengakibatkan hipoksemia.

University of Maryland Medical Center merekomendasikan makanan kaya zat besi seperti daging, unggas, ikan, kacang-kacangan, sayuran berdaun hijau, roti gandum dan pasta yang diperkaya zat besi untuk mengobati anemia. Dengan demikian juga dapat meningkatkan kadar oksigen dalam darah.

2. Diet rendah lemak
Beberapa penelitian mengungkapkan bahwa makanan tinggi lemak dapat menyebabkan resistensi insulin dan sleep apnea (gangguan bernapas saat tidur).Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit