
-
Kamis 17/05/2012 16:00 WIB
Ini Dia si Penghambat Orgasme -
Kamis 17/05/2012 14:01 WIB
Jerawatan Bikin Remaja Jadi Gampang Emosional -
Kamis 17/05/2012 12:03 WIB
Makan Sambil Minum Air Putih Bikin Orang Bijak Pilih Makanan -
Kamis 17/05/2012 10:59 WIB
Yang Perlu Dipahami dari Hipertensi -
Kamis 17/05/2012 09:46 WIB
Kisah Endang & Iis: Bersatu Karena Kanker, Terpisah Karena Kanker - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,069.000
-
Rp 2,763.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Benarkah Orang Bisa Melihat Masa Depan?
- Suara Perempuan Lebih Nyaring Saat Sedang Masa Subur
- Bernapas Lewat Mulut Bisa Membahayakan Kesehatan
- Si Kepala Besar Tak Gampang Pikun
- Sisi Baik dan Buruk Operasi Pengecilan Lambung Biar Kurus
- Beser
- Aneurisma Aorta Abdominalis
- Alergi Nikel
Info Penyakit :
- Bio Vision
- Clopidogrel
- Domperidon 10 mg
Info Obat :
Ada Perang Saraf di Otak Saat Orang Berbelanja
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Peneliti menemukan adanya tarikan perang saraf di otak ketika seseorang berbelanja. Belanja merupakan suatu kegiatan yang melibatkan interaksi berbagai faktor mulai dari genetik sampai tata letak dari suatu mal. Faktor-faktor ini mempengaruhi dorongan seseorang untuk membeli sesuatu.
Penelitian yang dipimpin oleh ahli saraf Profesor Brian Knutson dari California menuturkan adanya tarikan perang saraf di otak ketika seseorang berbelanja. Hasil penelitiannya dilaporkan dalam jurnal Neuron.
Hal yang terjadi di otak dan memainkan peran sentral ketika berbelanja adalah meningkatnya produksi neurotransmitter dopamin, yaitu respon menyenangkan yang berhubungan dengan makanan dan seks.
Tapi saat seseorang memikirkan harga dari barang tersebut otak akan mengaktifkan insula, yaitu suatu bagian dari korteks otak besar yang memainkan peran untuk merenungkan kerugian (untung ruginya).
"Ketika seseorang memutuskan untuk membeli sesuatu, maka ia akan membuat keputusan emosional dan rasional. Seseorang memiliki keinginan untuk percaya bahwa ia membuat keputusan yang rasional, walaupun kenyataanya tidak. Hal ini yang menyebabkan terjadinya perang saraf di otak," ujar psikolog Adam Ferrier, seperti dikutip dari ABC.net.au, Kamis (13/1/2011).
Berdasarkan laporan dalam Journal of Consumer Research apapun barang yang dipilih oleh seseorang baik saat membeli cokelat atau mobil sekalipun semuanya dipengaruhi oleh faktor genetik.
Selain itu jenis kelamin juga memberikan perbedaan dalam berbelanja. Perempuan memiliki afinitas pemikiran yang besar saat berbelanja, karenanya ia akan berjalan santai di setiap toko, memeriksa barang, membandingkan produk dan nilainya, berinteraksi dengan staf penjual, mengajukan pertanyaan, mencobanya hingga akhirnya melakukan pembelian.
Sedangkan pada laki-laki memiliki pemikiran yang berbeda, umumnya ia sudah tahu apa yang diinginkannya sehingga langsung mencari barang tersebut serta memiliki sedikit kesabaran untuk browsing.
Namun seseorang sebaiknya tidak belanja terlalu berlebihan, meskipun belanja bisa membakar kalori yang cukup besar tapi gila belanja termasuk kategori ganggua
(ver/ir)
BACA JUGA :









