detikhealth

Banyak Perempuan Terlahir Tanpa Selaput Dara

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Senin, 17/01/2011 18:06 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Selaput dara seringkali diperbincangkan karena selalu dikaitkan dengan keperawanan. Tapi tahukah Anda bahwa tidak semua perempuan terlahir dengan selaput dara?

Selaput dara atau hymen merupakan bagian dari vulva, yaitu organ kelamin ekternal. Selaput dara terbentuk dari lapisan jaringan yang berkembang pada tahap awal perkembangan janin, ketika tidak ada pembukaan dalam vagina sama sekali.

Lapisan tipis jaringan tersebut menyembunyikan vagina, tetapi biasanya akan membelah atau terbagi secara tidak lengkap sebelum kelahiran dan membentuk selaput dara.

Tapi seperti dilansir Livestrong, Senin (17/1/2011), terkadang pembentukan tersebut tidak terjadi dan menyebabkan pembukaan selaput dara.

Hal ini menyebabkan banyak wanita terlahir tanpa selaput dara sama sekali, hingga proses pembagian jaringan lengkap saat masih dalam kandungan.

Banyak kalangan medis menyatakan bahwa selaput dara tidak bisa dijadikan indikator keperawanan. Jaringan dari vulva biasanya sangat tipis dan lembut sebelum masa pubertas, sehingga sering menyebabkan robek atau meregangnya selaput dara perempuan muda saat melakukan olahraga seperti bersepeda, menunggang kuda, senam atau ketika menggunakan pembalut wanita (tampon).

Seorang perempuan muda yang mengalami peregangan atau robek selaput dara mungkin tidak menyadarinya karena hanya ada sedikit darah dan nyeri atau bahkan tidak ada sama sekali.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit