detikhealth
Artikel 18+

Ukuran Payudara Membesar dari Masa ke Masa

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Senin, 31/01/2011 18:34 WIB
Ukuran Payudara Membesar dari Masa ke Masa foto: Thinkstock
London, Dibandingkan 50 tahun lalu, rata-rata ukuran payudara perempuan membesar hingga 2 kali lipat. Selain dipengaruhi faktor obesitas yang terus meningkat, perbedaan kondisi hormonal diduga memicu peningkatan ukuran payudara.

Menurut sebuah penelitian yang dilakukan perusahaan pakaian dalam Bravissimo, ukuran rata-rata payudara perempuan Inggris di tahun 1950-an berkisar di ukuran B. Tahun ini, ukuran bra paling besar yang akan dirilis adalah ukuran L atau naik 2 kali lipat.

Penelitian tersebut menunjukkan bahwa ukuran payudara rata-rata sempat mengecil sekitar tahun 1992. Pada masa itu, ukuran bra yang paling banyak dipakai adalah 32A seperti yang dikenakan model Kate Moss di iklan Calvin Klein.

Memasuki tahun 1994, ukuran bra yang paling banyak dibeli perempuan Inggris meningkat menjadi 34C. Pemilik payudara yang mewakili tren pada masa ini adalah model Eva Herzigova yang juga membintangi iklan Wonderbra.

Tahun 1997, bentuk payudara lebih bervariasi dengan adanya 2 ukuran sama-sama populer yakni 34A dan 36C. Ukuran 34B mewakili karakter sporty seperti milik mantan personel Spice Girl, Mel B sementara 36C diwakili oleh aktris Minnie Driver.

Peningkatan ukuran payudara para perempuan Inggris yang paling besar terjadi di tahun 2004. Diwakili oleh model glamor Katie Price alias Jordan, ukuran rata-rata payudara perempuan Inggris melonjak menjadi 36E lalu berlanjut menjadi DD ke atas pada 2009.

Ahli kanker payudara di Inggris, Prof Michael Baum mengatakan peningkatan rata-rata ukuran payudara perempuan Inggris dipengaruhi oleh gaya hidup. Makin jarangnya orang berolahraga membuat para perempuan makin gemuk sehingga wajar jika ukuran payudaranya membesar.

"Lemak yang tertimbun di payudara sama banyaknya dengan yang menumpuk di paha dan pantat. Tak mengherankan jika rata-rata ukurannya membesar dari masa ke masa," ungkapnya seperti dikutip dari Dailymail, Senin  (31/1/2011).

Sementara itu seorang ahli nutrisi kewanitaan, Dr Marilyn Glenville memberikan pendapat yang berbeda. Menurutnya ukuran payudara membesar bukan hanya karena lemak, melainkan karena jaringan payudara memang mengalami peningkatan.

Peningkatan tersebut lebih banyak dipengaruhi oleh hormon kondisi hormonal pada para perempuan. Perempuan zaman sekarang rata-rata mengalami masa puber lebih awal, lebih sedikit memiliki anak dan lebih jarang menyusui sehingga produksi hormon kewanitaan yakni esterogen meningkat.

"Hormon esterogen jelas berpengaruh terhadap ukuran payudara, sehingga banyak yang menjual suplemen esterogen bagi perempuan yang ingin memperbesar payudaranya tanpa harus memasang implan silikon," ungkap Dr Glenville.(up/ir)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit
 
Must Read close