
-
Selasa 22/05/2012 20:10 WIB
Plus Minus Melakukan Phone Sex dengan Pasangan -
Selasa 22/05/2012 19:33 WIB
Latihan untuk Pria Agar Bisa Orgasme Berkali-kali -
Selasa 22/05/2012 19:07 WIB
Serangan Stroke Tak Bisa Ditangani Sendiri, Segera ke Rumah Sakit -
Selasa 22/05/2012 18:27 WIB
Istri Keluarkan Banyak Cairan Saat Bercinta, Wajarkah? -
Selasa 22/05/2012 18:32 WIB
Aksi CSR Rokok Hanya untuk Cari Muka - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,790.000
-
Rp 6,087.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
6 Makanan Peletup Gairah Seks
Jangan heran jika ada yang mengatakan bila makanan adalah salah satu rahasia cinta. Berikut ini enam makanan yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Selasa, 22/05/2012 12:01 WIB
Pasca Operasi, Dokter Pakai Semen untuk Menambal Dada Pasien
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Penderita Thalassemia Paling Banyak Ada di Jateng dan Jabar
- Serangan Jantung di Pagi Hari Lebih Mematikan
- China Alami Kelangkaan Donor Organ
- Gelembung Udara yang Masuk Pembuluh Darah Bisa Mematikan
- Tekanan Darah Berada di Titik Terendah pada Pagi Hari
- Demam Berdarah Dengeu (DBD)
- Darah di Sperma
- Darah di Air Mani
Info Penyakit :
- Indo Obat Tambah Darah
Info Obat :
Pertama di Dunia: Darah Sapi Selamatkan Nyawa Manusia
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Tamara Coakley (dok: Herald Sun)
Tamara Coakley, perempuan 33 tahun di Australia mengalami tabrakan parah yang nyaris merenggut nyawanya. Dalam kecelakaan tersebut, ia kehilangan begitu banyak banyak darah sampai-sampai jantungnya gagal memompakan oksigen ke seluruh tubuhnya.
Bukan hanya itu, ia juga mengalami kerusakan pada tulang punggung, paru-parunya kolaps, tengkoraknya retak dan beberapa tulang iganya patah. Seperti diberitakan Daily Telegraph, Coakley juga mengalami kerusakan limpa yang pecah dalam kecelakaan tersebut.
"Sampai di rumah sakit, darah saya tinggal 2 pints (sekitar 946.4 ml)," ungkap Coakley seperti dikutip dari Herald Sun, Jumat (6/5/2011).
Karena darah yang didonorkan para kerabat tidak mencukupi, tim dokter di The Alfred Hospital di Melbourne akhirnya memesan 10 pints (4,7 L) darah sintetis dari Amerika Serikat. Darah yang dibuat dari plasma sapi itu sebelumnya belum pernah ditransfusikan pada manusia.
Darah sintetis yang diberi nama HBOC201 tersebut sebenarnya adalah hemoglobin, salah satu komponen darah yang berfungsi untuk mengangkut oksigen. Tanpa hemoglobin yang cukup, oksigen tidak bisa didistribusikan sehingga berbagai organ tidak bisa berfungsi normal.
Dibandingkan darah asli yang didapatkan dari donor, darah sintetis dari plasma sapi ini memiliki beberapa kelebihan. Di antaranya tidak butuh pemeriksaan ulang (cross match) dan bisa disimpan hingga 3 tahun tanpa harus dimasukkan lemari pendingin.
"Terobosan ini adalah langkah penting dalam pengembangan darah alternatif untuk mengatasi kelangkaan donor darah yang mengglobal. Ini seperti fiksi ilmiah," ungkap salah satu dokter di rumah sakit tersebut, Prof Mark Fitzgerald.
Untuk mengantisipasi kelangkaan donor, ilmuwan memang tengah gencar mengembangkan darah-darah sintetis lainnya. Di antaranya melalui teknologi hematopoetic stem cell, yakni membuah darah sintetis dari bahan sel induk yang antara lain bisa diperoleh dari plasenta.
(up/ir)
BACA JUGA :









