
-
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! -
Rabu 23/05/2012 18:55 WIB
Yang Terjadi Pada Tidur si Perokok -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 469.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsuko
Konsultasi Kesehatan Bersama :dr. Susie Rendra SpKK
Artikel terkait :
- Pengobatan Apa yang Tepat untuk Infeksi Jamur di Penis?
- Gadis yang Resah Karena Banyak Rambut di Wajah
- Miss V Kering dan Gatal Usai Haid, Bagaimana Solusinya?
- Mata Kaki Kena Skabies, Bagaimana Menyembuhkannya?
- Usai Haid Kenapa Kelamin Mengering dan Gatal?
- Ablepharon-Macrostomia Syndrome (AMS)
- Anal Gatal
- Atrofi Vagina
Info Penyakit :
- Celiprolol
- Cathine
- Aliskiren
Info Obat :
Dok, Kenapa Miss V Selalu Basah?
(Foto: thinkstock)
Gheiska (Perempuan Menikah, 23 Tahun), tikaXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan162 Cm dan Berat Badan 68 Kg
Jawaban
Cairan vagina dihasilkan oleh kelenjar-kelenjar yang terdapat pada dinding vagina maupun leher rahim secara terus menerus, dan berfungsi untuk membersihkan dan lubrikasi.
Jumlah cairan vagina yang dihasilkan akan berbeda-beda antara tiap perempuan karena dipengaruhi oleh berbagai hal misalnya fase dalam siklus menstruasi.
Pada masa subur misalnya cairan vagina akan meningkat jumlahnya secara nyata. Cairan vagina juga akan meningkat menjelang hubungan seksual terkait dengan fungsinya sebagai lubrikan. Kurangnya cairan saat kontak seksual akan menimbulkan rasa nyeri dan lecet.
Pada beberapa keadaan, cairan vagina dapat menjadi tidak normal. Kondisi patologis cairan vagina yang perlu mendapat perhatian adalah:
- Jika cairan vagina dapat menjadi lebih banyak disertai perubahan warna, misalnya menjadi kekuningan, kehijauan, keabuan, atau bahkan kecoklatan karena terdapat bercak darah.
- Konsistensi cairan biasanya menjadi lebih kental, menyerupai ingus, atau bahkan berbutir.
- Keluhan subyektif yang ditimbulkan misalnya rasa gatal ataupun rasa nyeri saat berhubungan seksual.
Bila cairan vagina Anda tidak memberikan tanda-tanda abnormal, sebaiknya tidak perlu kuatir. Namun bila Anda masih ragu, segera kunjungi dokter kulit dan kelamin terdekat untuk mendapatkan evaluasi secara mendalam.
dr. Susie Rendra, SpKK
Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin. Praktik di Rumah Sakit Puri Indah Pondok Indah, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat. Telepon: 25695222. Serta di RS Pondok Indah Pondok Indah, Jl. Metro Duta Kav UE Pondok Indah, Jakarta. Telepon 021 765 7525.
(ir/ir)
BACA JUGA :









