detikhealth

KB Spiral Terbukti Paling Efektif

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Rabu, 22/06/2011 13:10 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: dailymail)
Jakarta, Dibandingkan alat kontrasepsi jangka panjang lainnya, IUD atau Intra Utreine Device yang populer dengan sebutan spiral, paling disarankan oleh dokter kandungan. Selain paling efektif, metode ini sifatnya tidak permanen sehingga bisa dilepas jika ingin punya anak lagi.

Laporan terbaru dari American College of Obstetricians and Gynecologists yang dirilis pekan ini mengungkap, IUD paling efektif mencegah terjadinya kehamilan untuk jangka waktu 5-10 tahun. Selain efektif, alat yang bentuknya seperti huruf T ini juga cukup aman.

Lamanya perlindungan yang diberikan oleh IUD ditentukan oleh jenisnya. Ada 2 jenis IUD, yang pertama adalah IUD tembaga yang di dalam saluran sel telur akan melepas molekul tembaga untuk menghambat pertemuan sperma dan sel telur. Jenis ini cukup efektif hingga 10 tahun.

Jenis lainnya adalah IUD hormonal, yang melepaskan hormon progestin untuk menghambat pelepasan sel telur. Jenis ini memberi perlindungan untuk jangka waktu yang lebih pendek yakni 5 tahun, namun sama efektifnya jika dipasang dengan cara yang benar.

Terkait tingkat kegagalan metode kontrasepsi ini, IUD tembaga hanya memicu kehamilan tidak diinginkan pada 0,8 persen pengguna dalam kurun waktu setahun terakhir. Pada IUD hormonal angkanya lebih kecil lagi, yakni hanya sekitar 0,2 persen.

Angka tersebut jauh lebih rendah dibandingkan pil KB, yang dalam setahun terakhir memicu kehamilan tidak diinginkan sebanyak 9 persen. Kondom bahkan masih lebih rendah dibanding pil KB, yakni 2 persen dengan catatan harus digunakan dengan benar.

Dalam laporan tersebut, metode kontrasepsi jangka panjang non-permanen lainnya yang juga efektif adalah implan atau susuk KB. Alat kontrasepsi yang ditanam di lengan perempuan ini memberikan perlindungan hingga 3 tahun, dengan risiko kegagalan hanya 0,5 persen.Next

Halaman 1 2
(up/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit