detikhealth

Obat Kumur Oral-B Kena Bakteri, P&G Tarik Produknya di RI

Nograhany Widhi K,Rita Uli Hutapea - detikHealth
Selasa, 19/07/2011 17:10 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: istimewa)
Jakarta, Perusahaan multinasional Amerika Serikat, Procter & Gamble alias P&G telah menarik lima jenis obat kumurnya dari peredaran di Kolombia dan Kanada. Penarikan mouthwash dengan merek dagang Oral-B tersebut dikarenakan adanya kontaminasi bakteri. P&G juga sudah menarik produknya di Indonesia.

Otoritas kesehatan Kolombia mengkonfirmasi penarikan produk P&G tersebut seperti diberitakan kantor berita AFP, Selasa (19/7/2011).

Obat kumur Oral-B tersebut diproduksi di Kolombia. Menurut badan Institut Pengawasan Obat dan Makanan Nasional Colombia atau INVIMA, produk tersebut tercemar dengan mikro-organisme Burkholderia anthina.

"Sudah lapor ke kita (P&G), melakukan penarikan sukarela hari Jumat kemarin," ujar Deputi bidang Pengawasan Obat Tradisional, Kosmetik dan Produk Komplemen Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Ruslan Aspan ketika dikonfirmasi detikcom, Selasa (19/7/2011).

Ruslan menambahkan, spesifikasi produk Oral-B yang ada cemaran mikro-organisme Burkholderia anthina ini tidak dikirim ke Indonesia, melainkan kepada 4 negara yakni Argentina, Brasil, Chili dan Meksiko. Oral-B yang diimpor ke Indonesia, juga diproduksi di Kolombia.

"Namun spec yang ada cemaran bakterinya tidak ada di Indonesia. Yang ditarik ada 2 jenis Oral-B, yang biasa dan yang alcohol free," imbuhnya.

Ruslan menuturkan, menurut data BPOM, sejak Desember 2010-Januari 2011 ada sekitar 80 ribu botol obat kumur Oral B yang diimpor ke Indonesia. Impor obat kumur Oral B, imbuhnya sampai bulan Juli 2011.Next

Halaman 1 2
(nwk/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit