
-
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! -
Rabu 23/05/2012 20:13 WIB
Bisakah Pria Jenuh Berhubungan Seks? -
Rabu 23/05/2012 18:55 WIB
Yang Terjadi Pada Tidur si Perokok -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Gerakan yang Cepat Akan Terlihat Kabur di Mata Bayi
- 'Mata Malas' si Kecil Bisa Sembuh Bila Diobati Dini
- Jangan Remehkan Gangguan Penglihatan Pada Anak
- Benarkah Mata Berkedip Tanda Anak Cacingan?
- Gangguan Mata Malas Pada si Kecil
- Melanoma Mata
- Mata Malas
Info Penyakit :
- Bosentan
- Benfluorex
- Acipimox
Info Obat :
Mata Bocah Tak Bisa Melek Sejak Dilahirkan
Vera Farah Bararah - detikHealth
Lucas dan ibunya (dok: Dailymail)
Awalnya orangtua Lucas tidak terlalu khawatir ketika anaknya tidak bisa langsung membuka mata setelah dilahirkan. Tapi kekhawatiran dan kebingungan para dokter dan orangtua mulai muncul ketika sehari kemudian, mata Lucas belum juga bisa terbuka.
Hal ini merupakan kondisi awal dari sebuah perjalanan panjang untuk mengetahui apakah nantinya Lucas bisa melihat atau justru ia tidak bisa melihat sama sekali. Kondisi ini sempat membuat sang orangtua tidak percaya dengan apa yang terjadi pada Lucas.
Orangtua Lucas yaitu Ashleigh Knox (22 tahun) dan Dave Hammond merasa putus asa ketika dokter dari Queen Elizabeth Hospital di Gateshead menuturkan bahwa anaknya bisa saja menjadi buta.
"Saat itu Lucas dirujuk ke konsultan dan mengatakan ada sesuatu yang salah, tapi dokter mengatakan bahwa ia belum pernah menemukan kasus ini sebelumnya dan memberitahu kami bahwa ia bisa menjadi buta," ujar Ashleigh, seperti dikutip dari Dailymail, Jumat (22/7/2011).
"Pada saat tertentu ia bisa mengikuti cahaya dari kiri ke kanan dan bisa melihat sinar terang saat dokter menyinarkan senter ke matanya. Tapi kita tidak tahu apakah ia bergerak mengikuti cahaya atau suara," ungkapnya.
Ahli spesialis dari Newcastle's Royal Victoria Infirmary baru bisa mendiagnosis Lucas 8 hari setelah kelahirannya, dokter menuturkan bahwa Lucas lahir dengan kondisi bilateral microphthalamia, yaitu kondisi kedua mata yang terlalu kecil sehingga tidak berkembang sepenuhnya selama kehamilan dan membuat matanya tidak bisa dibuka dengan benar.
Kondisi ini bisa terjadi pada satu mata (unilateral microphthalamia) atau pada kedua mata (bilateral michrophthalamia). Kelainan ini biasanya ditandai oleh mata yang kecil, cacat telinga, rahang kecil dan juga kelainan jari serta kelamin.
Sekitar dua pertiga dari kasus ini diyakini karena faktor genetik. Selebihnya diduga disebabkan oleh faktor lingkungan seperti obat, pestisida, radiasi, toksin atau virus (toksoplasma, rubella dan strain tertentu dari virus flu).
"Awalnya ia belajar untuk tersenyum pada bulan lalu, namun ia mengalami kesulitan untuk melihat bayi lainnya tersenyum dan tertawa. Meski begitu bagi kami itu merupakan awal yang luar biasa," ujar Ashleigh.
Kini Ashleigh dan Dave hanya bisa menunggu sampai Lucas bisa berbicara agar dapat mengetahui sejauh mana kondisi yang dialaminya oleh buah hatinya dan bagaimana ke depannya. Selain itu Ashleigh juga bergabung dengan kelompok Micro and Anopthalamic Childrens Society (MAC
(ver/ir)
BACA JUGA :









