
-
Rabu 23/05/2012 20:13 WIB
Bisakah Pria Jenuh Berhubungan Seks? -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! -
Rabu 23/05/2012 18:55 WIB
Yang Terjadi Pada Tidur si Perokok -
Rabu 23/05/2012 18:01 WIB
Antibodi untuk Hentikan Virus HIV Ada di Dalam ASI -
Rabu 23/05/2012 18:28 WIB
Pegowes yang Pakai Helm Bisa Bersepeda Lebih Kencang - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,049.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Interhistin, Obat Antialergi dan Atihistamin
- Tiagabine untuk Atasi Kejang Epilepsi
- Rifampisin, Antibiotik untuk TBC
- Halofantrin, Obat Anti Malaria untuk Infeksi Serius
- Bactricid, Obat Antibiotik untuk Atasi Infeksi Sistemik
- Overdosis Obat Tidur
Info Penyakit :
Chondroitin Sulfate, Bantu Atasi Gejala Osteoarthritis
Adelia Ratnadita - detikHealth
Chondroitin Sulfate (dok. ist)
Chondroitin pertama kali diekstraksi dan dimurnikan pada tahun 1960. Chondroitin saat ini diproduksi dari sumber alami, yaitu dari tulang rawan hiu atau trakea sapi. Selain dari sumber alami, chondroitin juga dapat diperoleh dengan cara sintetik.
Menurut pendapat ahli dan industri yang mendukung penggunaan chondroitin dan glukosamin, yang dapat untuk meringankan gejala dan menghentikan proses degeneratif osteoarthritis.
Indikasi
1. Untuk meringankan gejala osteoarthitis, seperti nyeri dan kelemahan fungsi akibat osteoarthritis
2. Mengontrol fungsi kandung kemih
Beberapa studi telah menjanjikan untuk menggunakan kondroitin untuk interstitial cystitis, yang merupakan peradangan kronis kandung kemih. Chondroitin sulfat juga dapat membantu pada pasien dengan kandung kemih terlalu aktif atau kontrol kandung kemih yang tidak stabil. Masih diperlukan studi lebih lanjut untuk memastikan kesimpulan ini.
3. Pencegahan sekunder penyakit arteri koroner
4. Interstitial cystitis
5. Penyerapan zat besi tambahan
6. Untuk pengobatan penyakit mata, seperti keratoconjunctivitis.
7. Psoriasis
8. Nyeri otot
Kontraindikasi
1. Pasien kanker prostat atau pada pasien dengan peningkatan risiko kanker prostat
2. Kehamilan dan Menyusui
Dosis
1. Dewasa (>18 tahun)
Per oral (melalui mulut)
a. 200-400 mg 2 kali atau 3 kali sehari
b. 800-1,200 mg 1 kali sehari
c. Dosis yang lebih tinggi (hingga 2.000 mg)
2. Anak-anak (<18 tahun)
Tidak ada dosis yang terbukti efektif pada anak-anak
Dalam pengobatan osteoarthritis, efek penuh dapat berlangsung setelah beberapa minggu. Tidak jelas berapa dosis optimal bila digunakan dengan kombinasi glukosamin atau apakah kombinasi seefektif atau lebih efektif dibandingkan jika tidak dikombinasikan. Dalam penggunaan chondroitin dianjurkan dibawah pengawasan dokter.
Keamanan penggunaan
Pada pasien alergi
Gunakan hati-hati jika alergi atau hipersensitif terhadap produk kondroitin sulfat. Gunakan hati-hati pada pasien dengan alergi kerang, karena kemungkinan juga akan mengalami reaksi alergi pada penggunaan chondroitin. Alergi tersebut dapat menimbulkan gejala, antara lain: gatal-gatal, ruam, sensitivitas kulit pada matahari, dan asma.
Efek Samping dan Peringatan
Chondroitin sulfat tampaknya dapat ditoleransi dengan baik selama tiga tahun.
Efek samping tersebut, dapat meliputi:
1. Sakit kepala
2. Gelisah
3. Euforia
4. Gatal-gatal
5. Ruam
6. Fotosensitifitas
7. Rambut rontok
8. Kesulitan bernapas
9. Eksaserbasi asma
10. Nyeri dada
11. Tekanan darah tinggi
12. Ekstremitas bawah edema
13. Nyeri pencernaan/dispepsia
14. Mual
15. Diare
16. Sembelit
17. Peningkatan risiko perdarahan
Sumber: MayoClinic
(ir/ir)
BACA JUGA :









