
-
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 2,796.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Transverse Mielitis, Nyeri Tulang Belakang Berujung Lumpuh
- Osteokondritis Disekans, Ketika Ujung Sendi Terlepas
- Glomerulonefritis, Peradangan Pada Alat Penyaring Ginjal
- Radang Dingin, yang Berbahaya Jika Dibiarkan
- Candidiasis Mulut (Oral Trush), Infeksi Jamur di Mulut
- Mammary Duct Ectasia
- Mammary Duct Ectasia
- Penyakit Arteri Perifer
Info Penyakit :
- Cilazapril
- Atorvastatin
- Ceftazidime
Info Obat :
Mammary Duct Ectasia, Peradangan Pada Saluran Susu
Putro Agus Harnowo - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Mammary duct ectasia terjadi ketika saluran susu di bawah puting membesar, dinding saluran menebal dan saluran terisi dengan cairan. Saluran susu kemudian tersumbat dengan zat yang kental dan lengket.
Perubahan itu sebenarnya normal dan tak perlu dikhawatirkan, sebab mammary duct ectasia bukanlah tanda atau faktor yang berisiko menyebabkan kanker payudara.
Mammary duct ectasia terjadi paling sering pada wanita di usia 40-an dan 50-an. Kondisi ini biasanya tidak menimbulkan gejala, tetapi beberapa wanita mungkin mengalami nyeri pada puting dan payudaranya, atau mengalami peradangan di daerah dekat puting (mastitis periductal).
Mammary duct ectasia biasanya membaik tanpa pengobatan. Namun, jika gejalanya tetap berlangsung lama, mungkin perlu antibiotik atau pembedahan untuk mengangkat saluran susu yang terkena.
Gejala
1. Puting berubah warna menjadi berwarna kehijauan, hitam, atau putih kotor
2. Perubahan terjadi pada salah satu atau kedua puting payudara
3. Puting susu atau jaringan payudara di sekitarnya menjadi lembut
4. Payudara berwarna kemerahan
5. Terdapat benjolan atau penebalan
Infeksi bakteri yang disebut mastitis juga bisa terjadi pada saluran susu yang terkena dan menyebabkan peradangan di daerah sekitar puting sehingga menyebabkan demam. Tanda dan gejala mammary duct ectasia biasanya membaik dengan sendirinya.
Penyebab
Di dalam payudara terdapat sistem saluran susu, yaitu bagian kecil yang mengalirkan susu ke puting. Mammary duct ectasia terjadi ketika saluran susu di bawah puting membesar dan meradang. Para ahli tidak tahu persis apa penyebab gangguan ini.
Beberapa ahli berspekulasi penyebabnya dikaitkan dengan:
1. Penuaan.
Ketika bertambah usia, komposisi jaringan payudara berubah dari banyak mengandung kelenjar menjadi banyak mengandung lemak. Proses ini disebut involusi. Perubahan ini kadang-kadang dapat menyumbat saluran susu dan menyebabkan peradangan.
2. Merokok.
Merokok dapat berkaitan dengan pelebaran saluran susu yang menyebabkan peradangan dan gangguan mammary duct ectasia. Efek merokok terhadap jaringan payudara tampaknya lebih besar pada wanita muda.
3. Inversi puting atau puting terbalik, yaitu suatu kondisi dimana puting tidak muncul keluar, namun menghadap ke dalam payudara. Puting yang terbalik bisa menyumbat saluran susu dan menyebabkan peradangan serta infeksi. Inversi puting juga bisa menjadi tanda dari kondisi yang lebih serius, seperti kanker.
Perawatan dan obat-obatan
Mammary duct ectasia sering sembuh sendiri tanpa pengobatan. Jika gejalanya mengganggu, pilihan pengobatannya dapat mencakup:
1. Antibiotik.
Dokter akan meresepkan antibiotik selama 10 sampai 14 hari untuk mengobati infeksi yang disebabkan oleh Mammary duct ectasia. Sambil menunggu efek antibiotik, pereda nyeri ringan seperti acetaminophen (Tylenol, others) atau ibuprofen (Advil, Motrin, orang lain) terkadang juga diresepkan untuk meringankan ketidaknyamanan pada payudara.
2. Bedah.
Jika antibiotik dan metode perawatan diri tidak bekerja, saluran susu yang terkena mungkin perlu dilakukan pembedahan. Prosedurnya adalah dengan melakukan sayatan kecil di sekitar jaringan puting yang berwarna (areola). Namun, operasi jarang diperlukan untuk Mammary duct ectasia.
Sumber: MayoClinic
(ir/ir)
BACA JUGA :









