detikhealth

BPOM: Waspada! 22 Produk Kopi Tercampur Bahan Kimia Obat

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jumat, 25/11/2011 14:03 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan 22 produk kopi dalam kemasan yang sengaja dicampur bahan kimia sildenafil dan atau tadalafil. Bahan kimia obat ini dapat menyebabkan sakit kepala, muka merah, pusing, mual, nyeri perut, gangguan penglihatan, infark myocard, nyeri dada, denyut cepat (palpitasi), kehilangan potensi seks secara permanen dan kematian.

"Akhir-akhir ini, ditemukan modus operandi baru yang dilakukan oleh pelaku usaha secara tidak bertanggung jawab, yaitu memproduksi dan mengedarkan produk kopi dalam kemasan yang dicampur bahan kimia obat (BKO) berupa sildenafil dan atau tadalafil," bunyi siaran pers POM yang diumumkan Jumat (25/11/2011).

Badan POM menegaskan tidak pernah memberikan persetujuan izin edar untuk produk kopi tersebut. Karena pada prinsipnya penambahan BKO dalam pangan adalah dilarang.

Dari hasil sampling dan pengujian selama 2 hari terhadap 56 produk kopi dalam kemasan, ditemukan 22 produk yang positif mengandung sildenafil dan atau tadalafil. Ke-22 produk tersebut tidak terdaftar di Badan POM.

Sebagai tindak lanjut dari hasil temuan tersebut Badan POM dengan ini menyampaikan peringatan kepada public (public warning), dengan tujuan agar masyarakat tidak mengonsumsi kopi yang mengandung bahan kimia obat karena dapat membahayakan kesehatan.

Terhadap produk kopi mengandung BKO telah dilakukan penarikan dari peredaran untuk dimusnahkan. Badan POM juga telah menyampaikan surat rekomendasi kepada Dinas Kesehatan untuk mencabut ijin edar produk kopi mengandung BKO tersebut.

Kepada produsen dan pelaku usaha lainnya diperingatkan untuk tidak memproduksi dan/atau mengedarkan kopi yang mengandung bahan kimia obat karena hal tersebut melanggar hukum.Next

Halaman 1 2
(ir/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit