detikhealth

Kaleidoskop Kesehatan 2011

Juni: Kala Eropa Menyebar E.coli

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Sabtu, 24/12/2011 11:02 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Wabah penyakit biasanya identik dengan negara miskin dan berkembang. Tapi pada awal Juni 2011, Eropa yang penduduknya memiliki kesadaran yang lebih tinggi soal hidup sehat juga sempat terteror dengan wabah bakteri Escherichia coli atau E.coli yang mematikan. Wabah itu diduga berasal dari timun yang terkontaminasi.

Meski terjadi di Eropa, masyarakat Indonesia pun diminta waspada terhadap strain terbaru E.coli dari Eropa yang sangat mematikan ini. Serangan bakteri Escherichia coli atau E coli di Eropa dikhawatirkan akan meluas hingga Asia lewat buah dan sayuran impor.

Namun Kementerian Kesehatan menjamin belum ada infeksi pada manusia selain di Amerika Serikat dan 15 negara Eropa.

Kekhawatiran itu muncul setelah Thailand menemukan kontaminasi E coli dalam buah alpukat yang diimpor dari Eropa. Namun belum dipastikan apakah jenis E coli yang ditemukan sama dengan di Eropa yakni Enterohaemorrhagic Escherichia coli atau EHEC.

Sebagian besar stain atau jenis E.coli sebenarnya tidak berbahaya. Bakteri ini juga dapat ditemukan di usus manusia maupun binatang berdarah panas.

Namun bakteri yang menyerang Eropa merupakan strain terbaru E.coli yang sangat mematikan karena bisa memicu perdarahan parah. Strain baru yang konon kebal terhadap antibiotik ini dinamakan Enterohaemorrhagic Escherichia coli atau EHEC.

Meski terjadi di Eropa, serangan bakteri mematikan Escherichia coli atau E.coli direspons serius oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Karena belum dipastikan sumbernya, masyarakat Indonesia tak perlu takut makan sayur namun perlu mewaspadai pendatang dari Eropa.Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit