detikhealth

3 Penyakit Infeksi yang Banyak Melanda di Awal Tahun 2012

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Rabu, 04/01/2012 15:17 WIB
Halaman 1 dari 3
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Penyakit memang bisa datang kapan saja dan dimana saja, namun ada beberapa penyakit yang mendominasi kasus yang datang ke rumah sakit hingga bahkan memerlukan rawat inap. Penyakit-penyakit tersebut banyak melanda di awal tahun 2012. Apa saja?

"Kasus-kasus diare, infeksi saluran pernafasan atas (ISPA) dan demam typhoid mendominasi kasus-kasus yang datang ke Poli Penyakit Dalam bahkan sampai perlu di rawat inap di akhir tahun 2011 dan awal 2012. Ketiga penyakit ini merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi, baik virus (diare/ISPA) atau bakteri (demam typhoid/diare)," ungkap Dr H Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, praktisi kesehatan dari Universitas Indonesia, dalam rilis yang diterima detikHealth, Rabu (4/1/2012).

1. Diare
Diare adalah adanya perubahan bentuk feses yang menjadi cair dengan frekuensi yang lebih dari 3 kali. Pasien yang mengalami diare bisa juga datang dengan berbagai keluhan tambahan lainnya seperti demam, mules atau bisa juga disertai mual atau muntah.

Penyebabnya ada bermacam-macam, bisa karena suatu infeksi. Infeksi yang bisa menyebabkan diare antara lain bakteri seperti oleh kuman E coli, Vibrio Cholera, Salmonela, Shigela, Kampilobakter, Aeromonas dan Yersinia. Virus juga bisa menyebabkan diare antara lain rotavirus dan virus enterik lainnya.

2. Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA)
Pasien dengan ISPA biasanya akan mengeluh batuk dan pilek dan bersin, biasanya disertai demam dan badan terasa pegal. Mengingat penularan ISPA ini dari droplet (percikan liur), maka dianjurkan untuk seseorang yang sedang batuk dan bersin untuk selalu menutup mulut saat bersin dan batuk.

"Kalau bicara soalnya terjadi penyakit infeksi hal ini berhubungan dengan 3 hal, yaitu daya tahan tubuh seseorang, jumlah kuman atau bibit penyakit dan faktor lingkungan," jelas Dr Ari yang mendapatkan gelar Doktor dalam bidang ilmu biomedik pada 2011.

Menurut Dr Ari, kondisi cuaca yang tidak bersahabat, kadang panas, hujan gerimis atau hujan lebat dapat menyebabkan suhu lingkungan menjadi naik turun. Hal ini jelas akan mempengaruhi daya tahan tubuh seseorang.Next

Halaman 1 2 3
(mer/up)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit