detikhealth

Terlalu Sering Menguap Bisa Jadi Pertanda Penyakit

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 05/01/2012 08:26 WIB
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Jakarta, Semua orang pasti pernah menguap, yang biasanya menandakan perasaan bosan, lelah atau mengantuk. Namun bila menguap terlalu sering dan berlebihan, bisa jadi itu merupakan pertanda masalah medis yang serius.

Alasan orang menguap tidak hanya sekedar mengantuk, melainkan sebuah mekanisme untuk mendinginkan otak yang kepanasan. Ketika seseorang menguap, udara dari lingkungan akan masuk melalui saluran pernapasan. Temperatur udara yang lebih dingin akan diteruskan oleh aliran darah menuju otak yang kepanasan karena terlalu lama bekerja, sehingga terjadi pertukaran panas.

Namun bila menguap terjadi secara berlebihan, maka Anda perlu waspada beberapa gangguan kesehatan, seperti dilansir Livestrong, Kamis (5/1/2012):

1. Gangguan tidur
Menguap adalah respon alami ketika tubuh merasa lelah. Namun menurut National Institutes of Health, jika menguap terlalu sering itu mungkin tanda adanya gangguan tidur, seperti insomnia, sleep apnea dan narkolepsi. Kondisi ini dapat menghambat Anda mendapatkan tidur malam yang nyenyak dan menyebabkan lelah di siang hari, sehingga sulit untuk berkonsentrasi.

2. Kelainan irama jantung
Jika pasokan darah dan oksigen ke otak tidak cukup, Anda dapat memgalami pingsan yang disebut 'syncope'. Kondisi ini bisa menjadi kondisi sementara, yang terjadi ketika Anda berdiri terlalu lama, berdiri terlalu cepat, dalam keadaan stres atau tidak enak badan. Namun, juga dapat berarti bahwa Anda memiliki masalah jantung.

Tinggi atau rendahnya tekanan darah dan kelainan irama jantung juga dapat membatasi aliran darah ke otak. Dengan kondisi lain, jika otak Anda tidak mendapatkan darah dan oksigen yang dibutuhkan, Anda dapat mengembangkan gejala-gejala seperti menguap berlebihan.

3. Diseksi aorta
Diseksi aorta merupakan robeknya dinding aorta, yaitu arteri utama yang membawa darah dari jantung. Kondisi ini bisa diwariskan atau bisa karena penyakit seperti tekanan darah tinggi dan penyakit arteri koroner, yang keduanya menempatkan ketegangan pada dinding arteri.

Menurut Mayo Clinic, kondisi ini dapat menyebabkan napas pendek dan lelah, yang dapat berkontribusi pada menguap berlebihan. Jika Anda menguap berlebihan disertai dengan kesulitan bernapas, berkeringat, denyut nadi tidak teratur, nyeri dada atau tanda-tanda peringatan lain dari serangan jantung atau stroke, Anda harus mencari perhatian medis.



(mer/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit