detikhealth

Efek Samping Pil KB Mulai dari Pusing Hingga Libido Turun

Vera Farah Bararah - detikHealth
Kamis, 05/01/2012 17:59 WIB
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Ada berbagai jenis kontrasepsi yang bisa digunakan baik hormonal maupun non-hormonal. Kadang kontrasepsi berbasis hormon seperti pil dan suntik KB menimbulkan efek samping seperti sakit kepala hingga libido turun. Apa saja efek samping yang umumnya timbul ?

Pil KB biasanya berisi kombinasi hormon yang berfungsi mencegah pelepasan sel telur. Sel telur yang sudah matang ditahan di indung telur, sehingga ketika sperma datang tidak ada sel telur yang siap untuk dibuahi.

Namun kadang kala pil kontarsepsi ini menimbulkan efek samping mulai dari ringan sampai yang cukup buruk. Berikut efek samping yang umum dijumpai saat mengonsumsi pil kb, seperti dikutip dari Health.com, Kamis (5/1/2012) yaitu:

1. Sakit kepala, pusing dan nyeri pada payudara
Hilda Hutcherson, MD, seorang profesor obgyn dari Columbia University, New York menuturkan efek samping ini biasanya akan pergi setelah mengonsumsi pil KB beberapa kali. Tapi jika efek samping ini tak juga hilang, cobalah mengganti dengan merk pil KB yang lain.

2. Mual
Reaksi ini akan hilang setelah beberapa bulan mengonsumsi pil KB, cobalah menguranginya dengan mengonsumsi makanan tertentu setelah minum pil KB, biasanya cara ini terbilang efektif.

3. Timbul flek atau spot darah
Pil KB harus diminum tepat waktu atau jam yang sama setiap harinya. Jika telat mengonsumsi atau lupa 1 hari, maka berisiko mengalami spotting atau muncul bercak darah. Jika memang spotting yang muncul mengkhawatirkan, sebaiknya konsultasikan dengan dokter.

4. Menurunnya libido (gairah seks)
Jika muncul efek samping ini, cobalah mengganti pil KB yang dikonsumsi, biasanya diganti dengan yang lebih androgenik (mirip seperti testosteron) sehingga libido bisa datang kembali. Jika tak juga berhasil, maka bisa mengganti dengan metode yang lain.

5. Perubahan suasana hati
Pil KB umumnya mengandung hormon sehingga bisa mempengaruhi hormon-hormon lain di dalam tubuh dan mengubah suasana hati. Jika tidak ada yang bisa membantu mengatasi perubahan suasana hati ini, kemungkinan perlu diganti dengan kontrasepsi non-hormonal.


(ver/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit