Terlalu Sering Khawatir Bisa Picu Stroke
Kamis, 02/02/2012 11:29 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Memiliki sifat yang terlalu berlebihan bisa berdampak buruk bagi tubuh, seperti halnya terlalu cemas atau khawatir. Diketahui orang yang terlalu khawatir dengan segala hal berisiko terkena stroke.
Studi menunjukkan tingginya sifat kepribadian menghindari bahaya yang meliputi khawatir berlebihan, pesimis, ketakutan dan kelelahan dikaitkan dengan risiko terkena stroke yang lebih tinggi.
Peneliti melibatkan 1.082 orang dewasa yang tidak memiliki demensia dan dianalisis selama 3,5 tahun. Sekitar 258 peserta meninggal dan semuanya mengalami otopsi otak untuk mencaritahu penyebabnya.
Diketahui orang-orang yang memiliki nilai skala menghindari bahaya tinggi memiliki risiko 2,4 kali lebih tinggi mengalami stroke mikroskopis, dan 1,8 kali peningkatan risiko stroke yang mudah terlihat di otak, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (2/2/2012).
Hubungan antara tingginya skala menghindari bahaya dan peningkatan risiko stroke juga memperhitungkan faktor lain seperti kondisi otak, fungsi motorik, faktor risiko kardiovaskular serta kondisi neurotisisme.
Hasil studi ini dilaporkan dalam pertemuan American Stroke Association di New Orleans, AS. Meski begitu peneliti belum mengetahui dengan pasti apa yang terjadi pada orang yang terlalu khawatir hingga memicu stroke.
Umumnya rasa khawatir, gelisah, takut dan perasaan tidak tenteram adalah gejala yang muncul akibat cemas. Sebagian besar orang bisa mentoleransi gejala yang muncul tersebut, namun beberapa orang tidak sehingga mempengaruhi kesehatannya.
Jika seseorang seringkali merasa cemas atau terlalu khawatir maka akan timbul keluhan fisik seperti jantung berdebar-debar atau detaknya jdi abnormal, sakit kepala, memperburuk rasa nyeri yang muncul serta berkeringat.
(ver/ir)
Studi menunjukkan tingginya sifat kepribadian menghindari bahaya yang meliputi khawatir berlebihan, pesimis, ketakutan dan kelelahan dikaitkan dengan risiko terkena stroke yang lebih tinggi.
Peneliti melibatkan 1.082 orang dewasa yang tidak memiliki demensia dan dianalisis selama 3,5 tahun. Sekitar 258 peserta meninggal dan semuanya mengalami otopsi otak untuk mencaritahu penyebabnya.
Diketahui orang-orang yang memiliki nilai skala menghindari bahaya tinggi memiliki risiko 2,4 kali lebih tinggi mengalami stroke mikroskopis, dan 1,8 kali peningkatan risiko stroke yang mudah terlihat di otak, seperti dikutip dari HealthDay, Kamis (2/2/2012).
Hubungan antara tingginya skala menghindari bahaya dan peningkatan risiko stroke juga memperhitungkan faktor lain seperti kondisi otak, fungsi motorik, faktor risiko kardiovaskular serta kondisi neurotisisme.
Hasil studi ini dilaporkan dalam pertemuan American Stroke Association di New Orleans, AS. Meski begitu peneliti belum mengetahui dengan pasti apa yang terjadi pada orang yang terlalu khawatir hingga memicu stroke.
Umumnya rasa khawatir, gelisah, takut dan perasaan tidak tenteram adalah gejala yang muncul akibat cemas. Sebagian besar orang bisa mentoleransi gejala yang muncul tersebut, namun beberapa orang tidak sehingga mempengaruhi kesehatannya.
Jika seseorang seringkali merasa cemas atau terlalu khawatir maka akan timbul keluhan fisik seperti jantung berdebar-debar atau detaknya jdi abnormal, sakit kepala, memperburuk rasa nyeri yang muncul serta berkeringat.
(ver/ir)
Baca Juga
- Latihan ala Pilot Pesawat Tempur Bisa Kurangi Dampak Stroke
- Risiko Serangan Jantung Meningkat Saat Sedang Patah Hati
- Hilangnya Memori Bisa Disebabkan oleh Silent Stroke
- Stres Pekerjaan Ikut Andil dalam Risiko Stroke
- Gejala Stroke yang Terlupakan: Kaki Lemas dan Mata Kabur
- Golongan Darah AB Paling Berisiko Kena Stroke
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu,18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Sabtu,18/05/2013 13:02 WIB
Tanaman Kakao Berpotensi Jadi Obat Flu Burung
-
Sabtu,18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu,18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu,18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Ulasan Khas Alergi
Ini Dia 5 Pemicu Alergi pada Anak
-
Ulasan Khas Alergi
Waspadai, Ini Tandanya Tubuh Mengalami Alergi Cuaca
-
Ulasan Khas Alergi
Hati-hati Pilih Obat, Salah-salah Tidak Jadi Sembuh Malah Alergi
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Tak Bisa Sembuh, Hindari Pemicu Atau Malah Harus Dibiasakan?
-
Ulasan Khas Alergi
Lakukan Tes Ini Jika Curiga Punya Alergi
-
Sabtu, 18/05/2013 16:08 WIB
Agar Pria Berpenis Mungil Pede, Kontes Mr P Terkecil Digelar
-
Sabtu, 18/05/2013 10:25 WIB
Inilah Alasan Mengapa Air Kelapa Murni Itu Menyehatkan
-
Sabtu, 18/05/2013 07:53 WIB
5 Kesalahan Terbesar Orang Saat Makan dan Olahraga
-
Sabtu, 18/05/2013 12:01 WIB
Agar Tak Terinfeksi Bakteri Tinja di Kolam Renang, Lakukan Langkah Ini
-
Sabtu, 18/05/2013 14:04 WIB
2 Bocah Kembar Ini Lahir Prematur dengan Jarak 14 Hari
-
Jumat, 17/05/2013 19:00 WIB
Bertengkar dengan Kekasih, Pria Ini Nekat Potong Penisnya Sendiri
-
Jumat, 17/05/2013 19:30 WIB
Baru Periksa Setelah 8 Bulan Testisnya Benjol, Pria Ini Akhirnya Tewas
-
Sabtu, 18/05/2013 09:42 WIB
Tak Hanya untuk Bikin Cokelat, Kakao Juga Bisa Jadi Obat Tifus
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 17/05/2013 08:00 WIB
Anak Bersikap Agresif? Ini Dia Faktor Pemicunya
-
Jumat, 17/05/2013 07:45 WIB
Peneliti Unair Obati Pasien HIV dengan Propolis Lebah
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

