
-
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! -
Rabu 23/05/2012 15:51 WIB
Alat-alat yang Dipercaya Bisa Besarkan Ukuran Kelamin Pria - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,796.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Anak Lebih Rentan Obesitas Jika Tidak Akur dengan Ibunya
- Puskesmas Bisa Deteksi Anak Korban Kekerasan
- Ayah Lebih Besar Tularkan Gemuk ke Anak Ketimbang Ibu
- Rasa Nyeri Pada Anak Seringkali Tidak Ditangani Dengan Baik
- Wajah Seram si Bocah Disangka Karena Orangtua Tak Merawatnya
- Teror Malam pada Anak
- Anak Melawan (ODD)
Info Penyakit :
- Indo Obat Cacing Anak
- Indo Obat Penurun Panas Anak
Info Obat :
Masalah Kegemukan Anak Kuncinya Ada di Orangtua
Adelia Ratnadita - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Program yang mengajarkan keterampilan orangtua sejak dini dapat membantu mencegah obesitas pada anak-anak Amerika Serikat. Hasil penelitian tersebut telah diterbitkan dalam journal Pediatrics edisi 6 Februari 2012.
Para peneliti menemukan bahwa, dua program yang bertujuan untuk mencegah masalah perilaku pada anak-anak dari keluarga berpenghasilan rendah dan anak-anak perkotaan prasekolah tampaknya dapat menurunkan risiko obesitas.
Dalam satu program, yang disebut ParentCorps, sekitar 24 persen anak mengalami obesitas pada usia sekitar 8 tahun. Dibandingkan dengan 54 persen dari anak-anak yang berada pada kelompok pembanding yang tidak mengikuti program.
"Risiko obesitas lebih rendah dapat dikatakan sebagai bonus, karena program tersebut tidak benar-benar berfokus pada risiko obesitas, olahraga atau diet anak-anak. Dan program tersebut berbeda dengan sebagian besar upaya yang telah mencoba untuk mengatasi masalah obesitas. Kebanyakan program bertujuan untuk mendapatkan anak-anak untuk makan lebih sedikit kalori yang kaya makanan, berolahraga lebih banyak, menonton TV lebih sedikit. Sedangkan sebagian besar upaya tersebut telah gagal," kata Laurie Miller Brotman, seorang profesor psikiatri anak dan remaja di New York University seperti dilansir dari HealthNews, Rabu (8/2/2012).
Orangtua sangat berperan pada perilaku anak, karena orangtua lah yang mengatur dan mendidik anak untuk memiliki perilaku yang sehat. Fokus program ditujukan pada keterampilan orangtua, karena banyak orangtua perlu belajar bagaimana cara efektif untuk melakukan hal tersebut.
Pogram tersebut telah dikembangkan untuk keluarga berpenghasilan rendah di perkotaan dengan anak-anak berisiko tinggi terhadap masalah perilaku. Orang tua dan anak-anak prasekolah menghadiri 14 sesi mingguan di malam hari. Orang tua belajar, antara lain mengenai bagaimana memperkuat perilaku baik anak-anak dan bagaimana untuk mendisiplinkan tanpa hukuman fisik.
Sementara itu, anak-anak bermain game yang mengajarkan keterampilan sosial dan cara untuk mengatasi emosi. Tim peneliti telah mengamati 146 anak-anak yang secara acak ditunjuk untuk mengambil bagian dalam ParentCorps atau sebagai kelompok kontrol.
Alasan bahwa program tersebut dapat menurunkan tingkat obesitas belum dapat ditentukan dengan jelas. Meskipun program tidak fokus pada diet dan olahraga anak-anak, namun program tersebut dapat mempengaruhi hal-hal yang meningkatkan keterampilan orangtua dalam mengatur dan mendidik anak.
(del/ir)
BACA JUGA :









