
-
Kamis 17/05/2012 16:00 WIB
Ini Dia si Penghambat Orgasme -
Kamis 17/05/2012 14:01 WIB
Jerawatan Bikin Remaja Jadi Gampang Emosional -
Kamis 17/05/2012 12:03 WIB
Makan Sambil Minum Air Putih Bikin Orang Bijak Pilih Makanan -
Kamis 17/05/2012 10:59 WIB
Yang Perlu Dipahami dari Hipertensi -
Kamis 17/05/2012 09:46 WIB
Kisah Endang & Iis: Bersatu Karena Kanker, Terpisah Karena Kanker - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 2,763.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Gula Bisa Bantu Redakan Sakit Pada Operasi Gigi
- Zat Pelarut di Bahan Pembersih 6 Kali Tingkatkan Risiko Parkinson
- Kebiasaan Taruh Dompet di Saku Celana Bisa Berbahaya
- Sakit Saraf Mereda Jika Sering Berhubungan Seks
- Benturan Berulang di Kepala Bisa Merusak Saraf
- Gangguan Saraf Laring
- Disfungsi Saraf Tibialis
- Gangguan Saraf Tak Sadar
Info Penyakit :
- Buflomedil
- Carbamazepine 200 mg
- Clindamycin
Info Obat :
Nyetir Jangan Seperti Pembalap, Nanti Saraf Gampang Kejepit
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Dr Roslan Yusni Hasan, SpBS, Kepala Departemen Bedah Saraf RS Mayapada Tangerang mengatakan bahwa posisi mengemudi ala pembalap akan membebani tulang punggung. Bila terlalu sering dilakukan, maka bantalan antar ruas pada tulang punggung bisa bergeser lalu menjepit saraf.
Jika mau tulang punggungnya lebih aman, Dr Roslan menganjurkan untuk menyetir mobil dengan posisi ala sopir bus. Posisi badan tegak sedekat mungkin dengan setir, kemudian lengan ditekuk serileks mungkin seperti sopir-sopir yang mengemudikan bus antarkota.
"Memang tidak keren sih, tapi ya itu yang paling aman. Posisi nyetir seperti pembalap itu bikin pengemudi lebih rentan mengalami saraf kejepit," kata Dr Roslan dalam jumpa pers Seminar Kesehatan dan Aksi Donor Darah di RS Mayapada Tangerang, Kamis (9/2/2012).
Selain posisi duduk saat mengemudi, postur tubuh saat mengangkat beban juga perlu diperhatikan untuk mengantisipasi saraf kejepit. Langsung membungkukkan badan saat mengambil barang berat di lantai akan membuat beban pada tulang punggung makin berat.
Cara yang lebih aman adalah dengan menekuk lutut terlebih dahulu, hingga setengah jongkok baru mengulurkan tangan ke bawah untuk menjangkau barang di lantai yang mau diambil. Selama bergerak, postur tubuh sebisa mungkin dijaga agar tetap tegak.
"Kalau tidak mau saraf kejepit, ambil barang harus 'kemayu' (sok cantik). Begini contohnya," jelas Dr Roslan seraya memperagakan gaya mengambil barang dengan kemayu, sambil memasang ekspresi tersenyum-senyum sehingga makin memberikan kesan sok cantik.
Gejala umum saat terjadi saraf kejepit menurut Dr Roslan adalah nyeri pinggang. Namun nyeri pinggang tidak selalu berarti saraf kejepit, bisa juga karena penyakit-penyakit lain misalnya gangguan ginjal atau bahkan penyakit kulit seperti herpes.
(up/ir)
BACA JUGA :









