
-
Kamis 17/05/2012 16:00 WIB
Ini Dia si Penghambat Orgasme -
Kamis 17/05/2012 14:01 WIB
Jerawatan Bikin Remaja Jadi Gampang Emosional -
Kamis 17/05/2012 12:03 WIB
Makan Sambil Minum Air Putih Bikin Orang Bijak Pilih Makanan -
Kamis 17/05/2012 10:59 WIB
Yang Perlu Dipahami dari Hipertensi -
Kamis 17/05/2012 09:46 WIB
Kisah Endang & Iis: Bersatu Karena Kanker, Terpisah Karena Kanker - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 6,069.000
-
Rp 472.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Puasa Sebelum Kemoterapi Hasilnya Lebih Baik
- Pengobatan Kanker Payudara Belum Efektif
- Tak Cuma Picu Diabetes, Efek Soda Juga Bisa Serang Paru
- 10 Kekeliruan Tentang Kanker Payudara
- Tanda-tanda Kanker yang Sering Terabaikan
- Kanker Anal
- Kanker Darah (Leukemia)
- Actinomycosis Paru
Info Penyakit :
- Cefadroxil 500 mg
- Ciprofloxacin 500 mg
- Cefradine
Info Obat :
Kanker Paru Sering Dikira Nyeri Punggung Biasa
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
"Gejala kanker paru bisa berupa nyeri punggung kalau lokasi kankernya di bagian tepi jaringan paru," kata Prof Dr Wiwien H Wiyono, SpP(K), FCCP, ketua Pertemuan Ilmiah Pulmonologi dan Ilmu Kedokteran Respirasi (PIPKRA) ke-10 dalam jumpa pers di Hotel Borobudur, Jumat (10/2/2012).
Dijelaskan oleh Prof Wiwien, kanker paru yang ditandai dengan nyeri punggung biasanya sulit terdeteksi. Selain karena dikira hanya nyeri punggung biasa, hasil pemeriksaan foto rontgen terkadang juga tidak mampu mendeteksi adanya jaringan kanker.
Kanker paru yang ditandai dengan nyeri punggung biasanya berada di bagian tepi, atau bahkan tersembunyi di belakang jantung. Pada foto rontgen biasa, bayangan yang terbentuk akan tersamar oleh bayangan jantung dan organ lain yang menutupi sehingga kankernya sulit dideteksi.
"Kadang-kadang cuma dikerok karena dikira masuk angin. Tapi kalau nyeri punggungnya tidak hilang meski diobati dan penderitanya dicurigai punya risiko tinggi untuk terkena kanker, maka harus diperiksa lebih lanjut karena besar kemungkinannya nyerinya karena kanker," jelas Prof Wiwien.
Tidak adanya gejala pada stadium awal kanker paru lebih disebabkan karena hampir tidak ada saraf perasa nyeri di paru. Sehingga ketika ada tumor, baik jinak maupun ganas maka tidak selalu disertai rasa nyeri di bagian itu kecuali jika ukurannya sudah mulai membesar.
Gejala-gejala yang menyertai kanker paru umumnya baru muncul ketika ukurannya sudah mulai membesar, misalnya di atas 3 cm. Jika lokasi kankernya di bagian sentral atau pusat saluran napas, gejalanya adalah batuk sedangkan jika di bagian tepi maka gejalanya nyeri dada atau punggung.
Ketika sudah muncul gejala, kanker paru sebenarnya sudah mulai parah. Kanker paru bisa sembuh kalau masih bisa diangkat, sedangkan jika sudah terlalu parah maka akan diarahkan ke terapi paliatif mengingat peluang kesembuhan kanker paru paling rendah dibanding jenis kanker lainnya.
BACA JUGA :









