
-
Kamis 17/05/2012 16:00 WIB
Ini Dia si Penghambat Orgasme -
Kamis 17/05/2012 14:01 WIB
Jerawatan Bikin Remaja Jadi Gampang Emosional -
Kamis 17/05/2012 12:03 WIB
Makan Sambil Minum Air Putih Bikin Orang Bijak Pilih Makanan -
Kamis 17/05/2012 10:59 WIB
Yang Perlu Dipahami dari Hipertensi -
Kamis 17/05/2012 09:46 WIB
Kisah Endang & Iis: Bersatu Karena Kanker, Terpisah Karena Kanker - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 472.000
-
Rp 6,069.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Blogdetik Ajak Blogger Bicara Seks
Mungkin untuk sebagian orang masih tabu untuk dibicarakan, namun sebenarnya memiliki sejuta permasalahan dan mengundang pertanyaan yang kadang kita bingung untuk memecahkannya
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 16/05/2012 11:38 WIB
Penelitian: Banyak Makan Gula Bisa Bikin Otak Jadi Bodoh
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Saat Bunuh Diri, Perempuan Masih Memikirkan Penampilan
- Efek Samping Obat Ini Bikin Orang Selalu Ingin Bunuh Diri
- Kakek Nenek Ini Menolak Makan dan Minum untuk Mengakhiri Hidup
- Orang Bunuh Diri Punya Sel Otak yang Tak Normal
- Kursus 'Kematian' untuk Hindari Bunuh Diri
- Keinginan Bunuh Diri (tentamina suicidum)
Info Penyakit :
- Asam Mefenamat
- Acebutolol
- Amoxycillin 250 mg
Info Obat :
Hampir Semua Orang yang Bunuh Diri Pernah Mengucapkan Niatnya
Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Depresi berat, putus asa, perasaan tidak dihargai, tidak diperhatikan dan tidak berguna, seringkali menjadi alasan orang untuk bunuh diri. Namun bunuh diri sebenarnya bisa dicegah karena sebelum orang melakukan bunuh diri ada tanda-tanda yang biasa diperlihatkan.
"Hampir 100 persen, mungkin sekitar 98,8 persen orang yang melakukan bunuh diri pernah menyatakan niatnya untuk bunuh diri. Jadi untuk menghadapinya Anda harus serius tidak serius," jelas Dr Irmansyah, SpKJ (K), Direktur Bina Kesehatan Jiwa Kemenkes, saat temu media di Gedung Kemenkes, Kuningan, Jakarta, Jumat (10/2/2012).
Menurut Dr Irmansyah, hal ini biasanya dilakukan untuk menarik perhatian orang lain. Jadi saat ada seseorang yang menyatakan ingin bunuh diri, jangan selalu diabaikan atau dianggap guyonan.
"Di saat serius, tanyakanlah apakah ia benar-benar ingin bunuh diri, lalu kenapa alasannya. Itu bisa mencegah orang untuk bunuh diri," lanjut Dr Irmansyah.
Selain mengutarakan niatnya, dr Tun Kurniasih Bastaman, SpKJ, menyatakan ada tanda-tanda lain yang harus diwaspadai sebagai tanda-tanda bunuh diri (suicidal gesture), yaitu:
- Perubahan perilaku yang mencolok, misal tiba-tiba menjadi pendiam atau sering mengurung diri di kamar.
- Perubahan kepribadian, seperti mudah marah, cemas berlebihan.
- Sering berpikir tentang kematian
- Mencari-cari model untuk bunuh diri
- Mencoba model bunuh diri
- Menulis surat wasiat
"Perempuan 4 kali lebih mungkin mencoba-coba model dulu sebelum benar-benar melakukan bunuh diri dan cenderung mencoba dengan cara yang lebih ringan, seperti obat tidur atau racun serangga. Sedangkan laki-laki biasanya pakai cara dramatis seperti lompat dari gedung," ujar dr Tun Kurniasih Bastaman, SpKJ, Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kedokteran Jiwa Indonesia (PDSKJI).
Dengan mencermati tanda-tanda tersebut dengan baik, sebenarnya keluarga, teman atau orang-orang yang ada di sekitarnya bisa mencegah seseorang untuk benar-benar bunuh diri.
(mer/ir)
BACA JUGA :









