Awas, Gejala Serangan Jantung pada Wanita Sulit Dikenali
Rabu, 22/02/2012 13:30 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Penelitian menemukan bahwa dua dari lima wanita yang mengalami serangan jantung tidak pernah mengalami nyeri dada. Maka para wanita harus lebih jeli mengenali gejala serangan jantung seperti nyeri leher, rahang, bahu atau punggung, ketidaknyamanan perut atau kesulitan bernapas dengan tiba-tiba.
"Ciri khas gejala serangan jantung adalah nyeri dada dan ketidaknyamanan. Namun, wanita cenderung mengalami serangan yang berbeda," kata peneliti, Dr John Canto, direktur pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah di Klinik Watson dan direktur Chest Pain Center di Lakeland Regional Medical Center, Florida.
Pria dan wanita yang memiliki faktor risiko penyakit jantung seperti kegemukan, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi atau punya keluarga dengan riwayat penyakit jantung, harus sangat berhati-hati jika mengalami kedua gejala ini.
"Nyatanya, kebanyakan orang yang mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di dada tidak mengalami serangan jantung. Meskipun demikian, jangan menunda untuk mencari tahu. Segera kunjungi pusat layanan kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang paling efektif," kata Dr Canto seperti dilansir Healthday, Rabu (22/2/2012).
Dalam penelitian yang dimuat Journal of American Medical Association, peneliti menganalisis data lebih dari 1,1 juta orang pasien di rumah sakit AS yang mengalami serangan jantung pada tahun 1994 hingga 2006. Sekitar 42 % di antaranya adalah perempuan yang rata-rata lebih tua daripada pria ketika mengalami serangan jantung.
Di antara pria dan wanita, lebih dari 35 % pasien tidak mengalami rasa sakit di dadanya. Perempuan lah yang lebih cenderung mengalami serangan jantung tanpa nyeri dada dibandingkan laki-laki, yaitu sebesar 42 % dibandungkan 31 %.
Di rumah sakit, kematian akibat serangan jantung juga lebih sering terjadi pada wanita. Sebanyak 14,6 % wanita meninggal saat masih di rumah sakit dibandingkan dengan pria yang hanya sebanyak 10 %.
"Gejala serangan jantung pada perempuan bisa berupa gejala berkeringat, mual dan seperti flu. Memang sulit mengenali gejala-gejala serangan jantung pada wanita. Jika tiba-tiba merasa kegiatan sehari-hari menjadi menakutkan, dan merasa tidak dapat berfungsi dengan baik, maka sebaiknya diperiksa," kata Dr Suzanne Steinbaum, direktur penyakit jantung di Lenox Hill Hospital di New York City dan juru bicara American Heart Association.
Penelitian ini menemukan bahwa pada pria dan wanita, terutama perempuan muda, serangan jantung tanpa nyeri dada memiliki risiko kematian yang lebih besar. Salah satu alasannya adalah ketika orang menunda pergi ke UGD, ia akan meremehkan gejala penyakitnya sehingga merasa kurang perlu mengunjungi tenaga kesehatan.
Dalam kasus wanita, angka kematian yang lebih tinggi juga dapat disebabkan karena perbedaan penyakit jantung pada pria dan wanita. Ketika peneliti membandingkan wanita tanpa nyeri dada dan pria tanpa nyeri dada, peneliti menemukan resiko kematian yang lebih tinggi pada wanita.
(pah/ir)
"Ciri khas gejala serangan jantung adalah nyeri dada dan ketidaknyamanan. Namun, wanita cenderung mengalami serangan yang berbeda," kata peneliti, Dr John Canto, direktur pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah di Klinik Watson dan direktur Chest Pain Center di Lakeland Regional Medical Center, Florida.
Pria dan wanita yang memiliki faktor risiko penyakit jantung seperti kegemukan, diabetes, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi atau punya keluarga dengan riwayat penyakit jantung, harus sangat berhati-hati jika mengalami kedua gejala ini.
"Nyatanya, kebanyakan orang yang mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di dada tidak mengalami serangan jantung. Meskipun demikian, jangan menunda untuk mencari tahu. Segera kunjungi pusat layanan kesehatan untuk mendapatkan pengobatan yang paling efektif," kata Dr Canto seperti dilansir Healthday, Rabu (22/2/2012).
Dalam penelitian yang dimuat Journal of American Medical Association, peneliti menganalisis data lebih dari 1,1 juta orang pasien di rumah sakit AS yang mengalami serangan jantung pada tahun 1994 hingga 2006. Sekitar 42 % di antaranya adalah perempuan yang rata-rata lebih tua daripada pria ketika mengalami serangan jantung.
Di antara pria dan wanita, lebih dari 35 % pasien tidak mengalami rasa sakit di dadanya. Perempuan lah yang lebih cenderung mengalami serangan jantung tanpa nyeri dada dibandingkan laki-laki, yaitu sebesar 42 % dibandungkan 31 %.
Di rumah sakit, kematian akibat serangan jantung juga lebih sering terjadi pada wanita. Sebanyak 14,6 % wanita meninggal saat masih di rumah sakit dibandingkan dengan pria yang hanya sebanyak 10 %.
"Gejala serangan jantung pada perempuan bisa berupa gejala berkeringat, mual dan seperti flu. Memang sulit mengenali gejala-gejala serangan jantung pada wanita. Jika tiba-tiba merasa kegiatan sehari-hari menjadi menakutkan, dan merasa tidak dapat berfungsi dengan baik, maka sebaiknya diperiksa," kata Dr Suzanne Steinbaum, direktur penyakit jantung di Lenox Hill Hospital di New York City dan juru bicara American Heart Association.
Penelitian ini menemukan bahwa pada pria dan wanita, terutama perempuan muda, serangan jantung tanpa nyeri dada memiliki risiko kematian yang lebih besar. Salah satu alasannya adalah ketika orang menunda pergi ke UGD, ia akan meremehkan gejala penyakitnya sehingga merasa kurang perlu mengunjungi tenaga kesehatan.
Dalam kasus wanita, angka kematian yang lebih tinggi juga dapat disebabkan karena perbedaan penyakit jantung pada pria dan wanita. Ketika peneliti membandingkan wanita tanpa nyeri dada dan pria tanpa nyeri dada, peneliti menemukan resiko kematian yang lebih tinggi pada wanita.
(pah/ir)
Baca Juga
- Omongan Pria Jadi Lain Saat Berhadapan dengan Wanita Subur
- Manfaat Testosteron Bagi Tubuh Wanita
- Kafein Bisa Bikin Naik atau Turun Kadar Estrogen Wanita Muda
- Wanita Lebih Rentan Sakit Ketika Haid
- Tes Darah Baru Dapat Deteksi Serangan Jantung Lebih Cepat
- Perempuan Merasa Fit dan Bisa Menikmati Seks di Usia 28 Tahun
Foto Terkait
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Sabtu,25/05/2013 16:15 WIB
Ssst, Ini yang Mungkin Belum Anda Tahu tentang Ms V
-
Sabtu,25/05/2013 12:04 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu,25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu,25/05/2013 10:03 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu,25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat,24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Sabtu, 25/05/2013 13:58 WIB
Dikira Sombong, Brad Pitt Idap Penyakit Langka Sulit Kenali Wajah
-
Sabtu, 25/05/2013 11:53 WIB
Tak Hanya Sehat, Olahraga Juga Bikin Pintar Lho
-
Sabtu, 25/05/2013 11:04 WIB
Sindrom Da Costa, 'Sakit Jantung' Yang Disebabkan Kecemasan
-
Sabtu, 25/05/2013 09:54 WIB
Ini Dia Terapi Baru Buatan Jepang untuk Kanker Payudara
-
Sabtu, 25/05/2013 08:10 WIB
Percuma Olahraga Kalau Malas Bersih-bersih Sehabis Berkeringat
-
Jumat, 24/05/2013 20:01 WIB
4 Trik untuk Pria Agar Pasangan Lebih Mudah Capai Orgasme
-
Jumat, 24/05/2013 19:02 WIB
Sehatkah Vagina Anda? Ini Indikatornya
-
Jumat, 24/05/2013 18:09 WIB
Tolong Dok, Kelamin Saya Tak Bisa Mengeras
-
11 Komentar
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
6 Komentar
-
6 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Jumat, 24/05/2013 06:56 WIB
30 Menit Berolah Raga Secara Rutin Lebih Baik Daripada 2 Jam Sehari
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

