
-
Kamis 24/05/2012 07:00 WIB
Manfaat Tertawa Sebanding dengan Berolahraga -
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Ini Bedanya Diabetes Tipe 1 dan Tipe 2
- Tes Gula Darah Sendiri Tak Efektif untuk Semua Pasien Diabetes
- Perut Jadi 'Pantat' Karena Insulin Disuntik Terus di Satu Tempat
- Kadar Oksigen yang Rendah Bisa untuk Terapi Diabetes
- Kursi Pesawat Dekat Jendela Dianggap Lebih Tidak Sehat
- Diabetes Insipidus
- Diabetes Mellitus (Kencing Manis)
- Gestational Diabetes, Diabetes Pada Masa Kehamilan
Info Penyakit :
- Adenosine
- Bisoprolol
- Ciprofloxacin 500 mg
Info Obat :
Duduk 7 Jam Sehari Bikin Wanita Berisiko Kena Diabetes
Vera Farah Bararah - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Penelitian baru menunjukkan perempuan yang duduk sampai 7 jam sehari berisiko lebih tinggi terkena diabetes tipe 2. Semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk dalam seminggu, maka cenderung menunjukkan tanda-tanda penyakit lebih awal.
Hasil tes darah yang ditunjukkan dalam studi ini menunjukkan perempuan yang banyak duduk memiliki tanda-tanda tubuh untuk mengembangkan diabetes. Namun peneliti mengungkapkan tidak menemukan hubungan seperti itu pada laki-laki, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis (23/2/2012).
Studi yang dilakukan oleh peneliti dari University of Leicester menuturkan penyebab pastinya belum diketahui, tapi kemungkinan perempuan lebih rentan terhadap kerusakan akibat perilaku yang menetap atau terus menerus dilakukan.
Tim peneliti melibatkan 505 laki-laki dan perempuan yang berusia 59 tahun dan menanyakan tentang berapa lama waktu yang dihabiskan untuk duduk selama seminggu. Setiap partisipan akan menjalani tes untuk mengukur kadar bahan kimia tertentu dalam darah yang diketahui berhubungan dengan timbulnya diabetes.
Hasil studi yang diterbitkan dalam American Journal of Preventive Medicine menunjukkan perempuan yang jumlah aktivitas duduknya lama memiliki kadar insulin yang lebih tinggi. Meningkatnya kadar insulin ini menunjukkan tubuh lebih mudah resisten terhadap hormon sehingga diabetes mulai berkembang.
Selain itu didapatkan pula kadar yang lebih tinggi untuk C-reactive protein, leptin, adinopectin dan interleukin-6 yang semuanya merupakan bahan kimia yang dilepaskan oleh jaringan lemak di perut dan mengarah adanya peradangan.
Studi ini memberikan bukti baru bahwa semakin banyak waktu yang dihabiskan untuk duduk memiliki dampak memicu terjadinya resistensi insulin dan peradangan kronis tingkat rendah apda perempuan, tapi tidak ditemukan pada laki-laki.
Diabetes merupakan penyakit kronis yang jika tidak terkendali bisa menyebabkan berbagai macam komplikasi. Namun penyakit ini sebenarnya bisa dicegah atau dihindari dengan melakukan pola hidup sehat seperti melakukan aktivitas fisik, pola makan yang baik serta mendapatkan tidur yang cukup.
BACA JUGA :









