
-
Kamis 24/05/2012 07:00 WIB
Manfaat Tertawa Sebanding dengan Berolahraga -
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Selalu Bingung Sepanjang Waktu Tak Tahunya Kena Sindrom Langka
- Buta Disiram Cairan Asam, Gadis Model Bisa Melihat Berkat Stem Cell
- Bocah Pertama di Dunia yang Bisa Hidup Meski Lahir dengan Jantung di Luar
- Sembuh dari Kebutaan Setelah Dokter Tanam Gigi ke Dalam Mata
- Wanita 30 Tahun dengan Tingkah dan Tubuh Seperti Bayi 9 Bulan
- Acne Rosacea
- Alkaptonuria
- Alkalosis
Info Penyakit :
- Cloxacillin
- Cholestyramine
- Cefoperazone
Info Obat :
Belum Bisa Jalan, Bayi Ini Harus Bisa Renang untuk Sembuhkan Jantungnya
Vera Farah Bararah - detikHealth
Rosanna belajar renang (dok: The Sun)
Rosanna harus menjalani operasi jantung terbuka ketika masih berusia 6 minggu. Ketika selesai dioperasi, dokter menyarankan olahraga renang bisa membantunya pulih.
Saran yang diberikan oleh dokter ini ternyata benar-benar bermanfaat untuk Rosanna, karena ia tidak lagi kambuh atau konsultasi ke dokter akibat komplikasi yang dihasilkan. Bahkan ia bisa berenang di kolam terlebih dahulu sebelum ia bisa berjalan sehingga dijuluki 'Little Mermaid'.
Rosanna didiagnosis dengan kondisi rhabdomyoma, yaitu tumor jantung jinak yang sangat langka karena hanya ditemukan 3 kasus serupa di Inggris dalam waktu 1 dekade terakhir. Orangtua Rosanna, Mick dan Sanam diberitahu bahwa kemungkinan Rosanna tidak bisa bertahan menjalani operasi selama 8 jam.
"Kondisi itu sangat menakutkan. Tapi tanpa operasi dia tidak mungkin memiliki kesempatan untuk hidup," ujar Sanam (26 tahun), seperti dikutip dari The Sun, Kamis (23/2/2012).
Namun ternyata operasi yang berjalan cukup panjang itu berhasil mengangkat sebagian besar tumor jinak yang ada di jantungnya, dan sisa dari tumor ini akan menyusut saat ia tumbuh nanti. Dokter mengungkapkan bahwa berenang bisa membantunya membangun kekuatan untuk cepat pulih.
Sejak saat itu Rosanna pun harus belajar berenang dan untung saja ia sangat menyukai air dan mulai melakukannya beberapa kali dalam seminggu.
"Dia tidak punya masalah ketika berada di air dan tidak pernah menangis. Para dokter mengaku sangat senang dengan perkembangan Rosanna dan mengatakan dia akan semakin kuat dan bahkan lebih cepat pulih dari yang diharapkan sebelumnya," ujar Sanam.
Rosanna akhirnya benar-benar bisa berenang untuk pertama kalinya saat keluarganya berlibur ke Spanyol ketika berusia 13 bulan. Bahkan saat itu ia belum bisa berjalan mengambil langkah pertamanya, tapi ia bisa berenang seperti bayi putri duyung.
Saat ini Rosanna sudah memperoleh sertifikatnya untuk berenang 10 meter, ia jadi suka menyelam dan berenang di bawah air serta bisa melakukan renang dengan gaya bebas dan kupu-kupu. Dan kondisinya semakin lama semakin membaik dan bisa bertahan hidup untuk memulihkan kondisinya.
Rhabdomyomas jantung biasanya terdeteksi sebelum bayi lahir atau selama tahun pertama kehidupan. Studi telah menunjukkan bahwa kejadian ini sekitar 0,002-0,25 persen pada bayi yang meninggal, 0,02-0,08 persen pada bayi lahir hidup serta 0,12 persen saat masih dalam kandungan.
Rhabdomyomas jantung seringkali terjadi pada pasien yang memiliki tuberous sclerosis, karena ditemukan sekitar 50 persen kasus seperti ini. Kondisi lain yang bisa menajdi faktor risiko adalah autosomal dominant–inherited atau secara sporadis yang ditandai dengan hamartomas luas yang melibatkan otak, ginjal, jantung, kulit dan organ lain.
BACA JUGA :









