
-
Kamis 24/05/2012 07:00 WIB
Manfaat Tertawa Sebanding dengan Berolahraga -
Rabu 23/05/2012 09:04 WIB
Begini Cara Kerja di Mak Erot dan On Clinic -
Rabu 23/05/2012 11:16 WIB
Ukuran Favorit yang Paling Disukai Pelanggan Mak Erot -
Rabu 23/05/2012 12:58 WIB
'Gadis Mutan', Tubuhnya Keluarkan Panas yang Bisa Membakar -
Rabu 23/05/2012 19:28 WIB
Sstt, Ini Tabu Lho Tapi Penting! - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 469.000
-
Rp 6,049.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Cara mengobati penyakit Maag dengan tepung kanji
Sekarang saya akan jelas kan bagaimana mengobati sakit maag dengan cara tradisional dan lumayan cukup manjur
» Thread Pilihan

Rabu, 23/05/2012 11:55 WIB
Duh, 91% Remaja Merokok Karena Terpengaruh Iklan
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Di Klinik Dokter Gigi Orang Bisa Tahu Kondisi Kesehatannya
- Orang Berambut Merah Kurang Bersahabat dengan Dokter Gigi
- 6 Tanda Orang Perlu Mencari Dokter Gigi Baru
- Dokter Gigi Keluarga, Solusi Pelayanan Kesehatan Gigi Warga
- Penyebaran Dokter Gigi Tak Rata Karena Lulusannya Banyak Wanita
- Bronkus Pecah
- Anak Melawan (ODD)
- Acne Rosacea
Info Penyakit :
- Bezafibrate
- Acyclovir Liquid
- Ciprofloxacin
Info Obat :
Tertawalah Saat ke Dokter Gigi
Adelia Ratnadita - detikHealth
(Foto: thinkstock)
Tapi anehnya orang dewasa yang mengalami ketakutan ketika mengunjungi dokter gigi itu justru mereka adalah kelompok yang pergi ke dokter gigi secara teratur.
Peneliti Swedia telah menemukan faktor penting dalam mengelola stres saat berkunjung ke dokter gigi termasuk optimisme dari pihak pasien dan suasana humor dalam interaksi pasien dengan dokter gigi dan perawat gigi.
Dalam sebuah penelitian, tim peneliti dari University of Gothenburg meminta orang-orang dengan rasa takut ketika mengunjungi dokter gigi untuk mengisi kuesioner dan mengidentifikasi 5 metode utama yang digunakan oleh pasien untuk melawan rasa takut tersebut.
Berikut 5 metode yang termasuk dalam kuesioner yang digunakan dalam penelitian tersebut, antara lain:
1. Menggunakan sumber daya internal
Menggunakan sumber daya internal, misalnya mengatakan kepada diri sendiri bahwa akan cukup kuat untuk menghadapi perawatan gigi tersebut, meskipun mengalami ketakutan.
2. Mengalihkan perhatian
Mengalihkan perhatian dari perawatan gigi, misalnya dapat dilakukan dengan menghitung, bernyanyi untuk diri sendiri, bermain game, atau fokus memikirkan hal lain untuk menjaga pikiran untuk memikirkan perawatan gigi yang akan atau sedang dilakukan.
3. Meyakinkan diri sendiri
Sebagai contoh, mengatakan kepada diri sendiri bahwa sensasi nyeri terasa seperti sesuatu yang lain, misalnya seperti mati rasa.
4. Berdoa
5. Optimisme
Misalnya, berpikir ke depan ketika pengobatan atau perawatan gigi telah selesai.
"Hasil studi ini telah menunjukkan bahwa, pasien yang mengadopsi pola pikir optimis dapat mengatasi perawatan gigi secara signifikan lebih baik dan justru lebih teratur mengunjungi dokter gigi dibandingkan dengan pasien yang berdoa, merasa putus asa, atau menganggap perawatan gigi sebagai bencana," kata peneliti Jenny Bernson seperti dilansir dari MSNHealth, Kamis (23/2/2012).
Dalam studi kedua, wawancara dengan pasien dengan rasa takut ketika mengunjungi dokter gigi mengungkapkan bahwa, humor adalah faktor penting dalam menghadapi kunjungan ke dokter gigi.
"Hambatan psikologis dapat dikurangi dengan humor, baik humor yang dilakukan oleh dokter gigi atau pasien. Sebagai akibat dari humor dapat mengurangi stres, meningkatkan kesejahteraan, dan menciptakan suasana yang menyenangkan," kata Bernson.
BACA JUGA :









