
-
Kamis 24/05/2012 15:59 WIB
7 Makanan yang Membersihkan Hati Secara Alami -
Kamis 24/05/2012 15:13 WIB
Apa Efeknya Jika Bercinta Tiap Hari? -
Kamis 24/05/2012 13:00 WIB
7 Kebiasaan Sepele Orang Indonesia yang Ganggu Kesehatan Orang Lain -
Kamis 24/05/2012 14:02 WIB
Deteksi Gejala Stroke Pada Perempuan -
Kamis 24/05/2012 16:43 WIB
Bagaimana Menambah Lubrikasi Miss V Agar Tak Sakit Bercinta? - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 894.000
-
Rp 6,010.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Jenis Olahraga Yang Dapat Mencegah Kanker
Kesimpulan tersebut didasarkan hasil uji mereka terhadap 190 partisipan pria yang telah melakukan biopsi prostat. Bahwasanya partisipan yang cukup aktif bergerak,
» Thread Pilihan

Kamis, 24/05/2012 12:27 WIB
Ajaib! Bocah Ini Berhasil Kalahkan 100 Tumor di Matanya
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Hamil Gara-gara KB Gagal, Biaya Bersalin Bisa Ditanggung BKKBN
- Kontrasepsi Darurat Bisa Sembuhkan Tumor Rahim
- Pfizer Tarik Pil KB di AS Karena Tak Ampuh Cegah Kehamilan
- Kurang Orang, 40 Pegawai Kecamatan Dialihkan Jadi Petugas KB
- Morowali Dapat Dana Khusus Rp 1 Miliar untuk Program KB
- Agunan Medial Ligamen (MCL)
- Balanopostitis
- Bengkak
Info Penyakit :
- Herbal: Blackberry
Info Obat :
Ini Dia Alat Kontrasepsi Wanita yang Sesuai Umur
Merry Wahyuningsih - detikHealth
(Foto: thinkstock)
"Pada dasarnya semua kontrasepsi bisa dipakai semua orang tergantung kebutuhannya," ujar Prof Dr dr Biran Affandi, SpOG (K), perwakilan dari Asia Pacific Council of Contraception (APCOC), dalam acara Press Conference 'Pentingnya mempercepat penyebaran informasi tentang kontrasepsi dalam rangka menekan angka kelahiran di Indonesia' di Hotel Millenium, Jakarta, Jumat (24/2/2012).
Usia wanita mengalami kehamilan dan kelahiran terbaik, yaitu yang berisiko paling rendah untuk ibu dan anak adalah antara 20-35 tahun. Untuk itu, bagi wanita yang menikah sebelum usia 20 tahun, sebaiknya menunda kehamilan hingga usianya mencukupi dan benar-benar siap secara psikologi menjadi seorang ibu.
Untuk menunda kehamilan (sebelum usia 20 tahun), menurut Prof Biran ada beberapa pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan, yaitu:
- Pil KB
- IUD (Uterine Device yaitu spiral)
- Konvensional (dengan menghitung masa subur atau sistem kalender)
- Suntik KB
- Implan
"Untuk menunda kehamilan sebelum usia 20 tahun, yang terbaik adalah pil KB karena ketika dihentikan akan lebih mudah untuk bisa hamil," lanjut Prof Biran.
Sedangkan rentang usia 20-35 tahun, alat kontrasepsi berfungsi untuk memberi jarak antar dua kehamilan. Jarak terbaik antara dua kelahiran sebaiknya 2-4 tahun, sebelum 2 tahun risiko komplikasi pada ibu akan tinggi dan lebih dari 5 tahun juga akan tinggi.
Pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan di rentang usia 20-35 tahun antara lain:
- IUD
- Suntik KB
- Pil KB
- Implan
- Konvensional
"Kontrasepsi setelah kehamilan sebaiknya adalah IUD (spiral), karena tidak akan menekan produksi ASI (air susu ibu) bagi ibu yang masih menyusi," jelas Prof Biran.
Dan di atas usia 35 tahun, seorang wanita tidak dianjurkan untuk hamil lagi, karena secara biologis tubuhnya sudah tidak mendukung untuk mengalami kehamilan, sehingga risiko komplikasi pun akan semakin besar.
Pilihan alat kontrasepsi yang bisa digunakan di rentang usia 20-35 tahun antara lain:
- Steril (tubektomi untuk wanita atau vasektomi untuk pria)
- IUD
- Pil KB
- Implan
- Suntik KB
- Konvensional
"Di atas usia 35 tahun jangan hamil lagi, jadi kontrasepsi terbaik adalah steril," tutup Prof Biran.
(mer/ir)
BACA JUGA :









