
-
Kamis 24/05/2012 15:59 WIB
7 Makanan yang Membersihkan Hati Secara Alami -
Kamis 24/05/2012 16:43 WIB
Bagaimana Menambah Lubrikasi Miss V Agar Tak Sakit Bercinta? -
Kamis 24/05/2012 15:13 WIB
Apa Efeknya Jika Bercinta Tiap Hari? -
Kamis 24/05/2012 13:00 WIB
7 Kebiasaan Sepele Orang Indonesia yang Ganggu Kesehatan Orang Lain -
Kamis 24/05/2012 14:02 WIB
Deteksi Gejala Stroke Pada Perempuan - Indeks berita
Cari Obat & Penyakit
Cari Penawaran Terbaik di Sini
Rancang Perjalananmu di Sini
Info Promosi Travel
-
Rp 2,801.000
-
Rp 6,010.000
Blog KesehatanDaftar blog | Login
-
Cara Menghilangkan Bau Badan
Cara mengilangkan bau badan erat hubungannya dengan penyebab dari dalam, dalam hal ini adalah makanan. Kurangi konsumsi makanan dengan bumbu yang mempunyai aroma menyengat
-
Jenis Olahraga Yang Dapat Mencegah Kanker
Kesimpulan tersebut didasarkan hasil uji mereka terhadap 190 partisipan pria yang telah melakukan biopsi prostat. Bahwasanya partisipan yang cukup aktif bergerak,
» Thread Pilihan

Kamis, 24/05/2012 12:27 WIB
Ajaib! Bocah Ini Berhasil Kalahkan 100 Tumor di Matanya
Posted : matsukoArtikel terkait :
- Saat Kateterisasi Jantung di RS Medistra Disiarkan Langsung ke India
- Awas, Gejala Serangan Jantung pada Wanita Sulit Dikenali
- Sakit Jantung Gampang Kumat Kalau Sering Galau
- Marah-marah Bisa Sebabkan Kadar Kolesterol Naik
- Wanita Sering Tak Menyadari Gejala Serangan Jantung
- Jantung Koroner
- Gagal Jantung
Info Penyakit :
- Carteolol
- Beraprost
- Chloramphenikol
Info Obat :
Utak-atik Jantung Pakai Kawat, Sembuhnya Jauh Lebih Cepat
AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Ilustrasi (dok: Thinkstock)
Teknologi yang disebut Percutaneus Cardiac Intervention (PCI) ini dilakukan dengan bantuan kateter atau pipa kecil seukuran pembuluh darah, sehingga disebut juga kateterisasi. Berbeda dengan operasi, prosedur ini sama sekali tidak memerlukan pembedahan.
"Biusnya cukup bius lokal. Pasien dalam kondisi sadar, diajak ngobrol juga bisa," kata Prof Dr T Santoso S, MD, FACC, FESC, ahli jantung dari RS Medistra saat ditemui usai melakukan live demo kateterisasi jantung di rumah sakit tersebut, Jumat (24/2/2012).
Secara teknis, kateterisasi dilakukan dengan memasukkan pipa kecil yang sangat fleksibel melalui pembuluh darah kaki atau tangan. Secara perlahan dan sangat hati-hati, pipa kateter ini didorong menuju jantung atau lokasi pembuluh darah yang bermasalah dengan bantuan sinar X.
Sesampainya di lokasi yang dikehendaki, kateter ini bisa diisi dengan berbagai alat misalnya bor atau balon dan stent jantung. Alat-alat itu diantarkan menuju ujung kateter dengan bantuan kawat atau wire yang ukurannya sangat kecil, lebih kecil dari pembuluh darah.
Dengan perkembangan teknologi saat ini, hampir semua masalah jantung dan pembuluh darah bisa diatasi dengan kateterisasi. Jika semula harus dibedah lewat operasi, sekarang jantung dan pembuluh darah cukup dimasuki kateter berisi kawat lalu diutak-atik dengan alat yang sesuai.
Karena sama sekali tanpa pembedahan, masa pemulihannya jauh lebih cepat dibanding operasi. Jika operasi jantung biasa butuh waktu berhari-hari untuk bisa beraktivitas, usai kateterisasi pasien bisa langsung bangun saat itu juga dan esok paginya sudah bisa beraktivitas seperti biasa.
Soal harga, Prof Santoso yang juga dijuluki 'tukang ledeng' karena sangat berpengalaman mengurusi pipa-pipa pembuluh darah ini mengatakan biayanya sangat relatif. Jika kateter yang dipakai hanya sedikit, harganya bisa lebih murah dari operasi namun kalau kateternya banyak maka akan lebih mahal.
"Kadang-kadang butuh 2 kateter, dimasukkan dari tangan kanan dan kiri. Jadi soal biaya tentunya sangat relatif, tergantung kondisinya dan berapa banyak peralatan yang dibutuhkan," jelas Prof Santoso.
BACA JUGA :









