detikhealth

Ibu Hamil Perlu Banyak Makan Bakteri Baik

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Selasa, 13/03/2012 14:29 WIB
Ibu Hamil Perlu Banyak Makan Bakteri Baik(Foto: thinkstock)
Jakarta, Bakteri yang terkandung dalan tubuh manusia jumlahnya 10 kali lipat dibandingkan jumlah sel-sel tubuh. Beberapa bakteri ini memang dibutuhkan oleh tubuh, terutama dalam proses pencernaan dan perkembangan sistem imun. Mengkonsumsi bakteri-bakteri baik ini akan memperkuat sistem imun dan pencernaan.

Bakteri yang bermanfaat bagi tubuh disebut probiotik. Menurut organisasi kesehatan dunia atau WHO, probiotik adalah organisme hidup yang jika dalam jumlah cukup akan bermanfaat bagi inangnya. Jenis probiotik yang bermanfaat bagi tubuh adalah bifidiobakterium dan beberapa jenis laktobasilus.

Probiotik ini terkandung secara alami di dalam tubuh manusia. Yaitu di dalam saluran pencernaan. Awalnya probiotik diketahui bermanfaat untuk memperkuat sistem pencernaan. Namun, beberapa penelitian juga menemukan bahwa probiotik sangat baik dikonsumsi oleh ibu hamil demi kesehatan bayinya.

Konsumsi probiotik selama kehamilan bermanfaat untuk memperkuat sistem pencernaan dan sistem imun bayi, mengurangi risiko eksim dan alergi pada bayi, juga menurunkan risiko bayi terserang obesitas dan diabetes melitus.

"Bayi bisa mendapatkan probiotik dari ibunya selama masa kehamilan dan lewat ASI. Itulah sebabnya mengapa ASI bagus untuk memperkuat sistem imun bayi. Namun sayangnya, ASI bukanlah produk yang standar. Sebab kandungan probiotik dalam ASI berbeda-beda antara setiap wanita," kata Erika Isolauri, MD, D. Med. Sci, dokter anak dari Universitas Turku di Finlandia dalan acara jumpa pers yang diselenggarakan Nestle Nutrition Institute di Hotel San Sari Pacific, Jakarta (13/3/2012).

Selama ini masyarakat cenderung menganggap probiotik identik dengan yogurt dan susu fermentasi. Padahal, menurut dr Erika, yogurt bukanlah probiotik, melainkan hanya produk fermentasi susu. Di dalam yogurt, memang ada bakteri baik yang disebut laktobasilus. Namun, yogurt juga mengandung bakteri lain yang belum tentu baik untuk tubuh.

"Di Finlandia, penelitian mengenai probiotik telah berlangsung selama beberapa puluh tahun. Probiotik dapat ditemukan dalam beberapa produk makanan yang mencantumkan kandungan probiotiknya seperti jus dan yogurt yang diperkaya. Ada baiknya kosumen melihat dulu label kemasan untuk mengetahui jenis-jenis bakteri yang terkandung dalam produk sebelum mengkonsumsinya," kata dr Erika.

Dr Erika menuturkan, jenis bakteri probiotik yang bermanfaat adalah Lactobacillus rhamnossus dan Bifidiobacterium lactis. Salah satu kelebihan probiotik adalah tubuh akan pernah bisa mengalami kelebihan probiotik. Sebab, probiotik berinteraksi dengan bakteri-bakteri lain di dalam tubuh sehingga jumlahnya selalu diseimbangkan secara alami oleh mekanisme tubuh.





(pah/ir)


 

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit