detikhealth

Nyeri di Kemaluan Makin Parah Jika Perempuan Menghindari Seks

Putro Agus Harnowo - detikHealth
Selasa, 20/03/2012 17:56 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: thinkstock)
Jakarta, Nyeri pada kemaluan wanita ketika berhubungan seksual membuat perempuan enggan bercinta dengan pasangannya. Namun itu bukan berarti perempuan sebaiknya menghindari untuk melakukan aktivitas seks dengan pasangan.

Penelitian menemukan bahwa menghindari aktivitas seksual justru membuat nyeri vagina bertambah parah.

Vulvodynia atau ketidaknyamanan organ kelamin wanita memiliki gejala rasa nyeri seperti terbakar di pintu masuk vagina (vestibulum vulva).

Rasa nyeri ini timbul selama berhubungan seksual atau melakukan kegiatan yang menekan bagian depan alat kelamin. Gangguan ini diderita oleh 12 persen perempuan pada usia pubertas hingga menopause.

Rasa nyeri akibat vulvodynia biasanya menghilang setelah tekanan menghilang. Penyakit ini sampai sekarang masih belum jelas diketahui apa penyebabnya.

Beberapa ahli menduga penyebabnya adalah adanya gangguan saraf. Rasa nyeri kronis dapat mengakibatkan gangguan seksual, tekanan psikologis, dan mengurangi kualitas hidup.

Dalam artikel yang diterbitkan Journal of Sexual Medicine, peneliti menemukan bahwa menghindari hubungan seksual dengan pasangan dapat membuat penyakit bertambah parah.Next

Halaman 1 2
(pah/ir)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!



 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit