Menindik Alat Kelamin Bisa Bikin Susah Punya Anak
Rabu, 28/03/2012 18:25 WIB
(Foto: thinkstock)
Berita Lainnya
Jakarta, Saat ini hampir semua bagian tubuh bisa ditindik seperti bibir, hidung, alis dan bahkan tempat yang paling sensitif yaitu alat kelamin. Hal ini tentu saja menimbulkan risiko seperti kemandulan.
Dalam sebuah artikel terbaru dijurnal medis The Lancet, Aglaja Stirn, MD dari Frankfurt University Teaching Hospital for Psychosomatic Medicine and Psychotherapy di Jerman menuturkan popularitas tindik kelamin saat ini tengah meningkat, untuk itu para ahli harus mulai sadar dengan fenomena ini sehingga bisa menghindari efek samping yang muncul.
Untuk perempuan, tindik alat kelamin yang paling populer adalah VCH (vertical clitoral hood). VCH merupakan penindikan melalui jaringan di atas klitoris yang bisa merangsang klitoris saat berhubungan seks.
Meski begitu ada pula yang melakukan penindikan pada bagian belakang klitoris, labia bagian dalam dan juga labia luar, tergantung dari kulit yang dimiliki oleh orang tersebut, seperti dikutip dari Medicinenet, Rabu (28/3/2012).
Sedangkan pada laki-laki yang paling populer adalah Prince Albert yang mana cincin dimasukkan secara vertikal melalui uretra dan keluar di bagian bawah kepala penis. Tempat lain yang juga populer adalah di panggal skrotum dan frenum (melalui kulit di bagian bawah penis).
Namun penindikan ini tetap saja menimbulkan risiko kesehatan bagi orang tersebut, dan efek samping yang paling umum adalah infeksi. Pada kasus tertentu infeksi ini bisa menyebar dan menyebabkan masalah kesehatan serius termasuk kemandulan serta mengancam nyawa.
Sedangkan jika alat yang digunakan tidak steril maka memiliki potensi untuk menularkan sejumlah penyakit termasuk tetanus, TBC, hepatitis, HIV dan juga infeksi menular seksual lainnya.
Selain itu tindakan genital bisa menimbulkan beberapa risiko yang berbeda dibanding tindik di tempat lain. Misalnya tindik yang melalui kepala penis bisa mengakibatkan pendarahan serius dan berisiko impotensi akibat adanya tekanan di jaringan ereksi.
Untuk tindik di vagina juga prosedur yang berisiko seperti mengakibatkan pendarahan, jaringan parut atau menimbulkan reaksi alergi, sedang tindik melalui belakang klitoris bisa mengganggu aliran darah.
(ver/ir)
Dalam sebuah artikel terbaru dijurnal medis The Lancet, Aglaja Stirn, MD dari Frankfurt University Teaching Hospital for Psychosomatic Medicine and Psychotherapy di Jerman menuturkan popularitas tindik kelamin saat ini tengah meningkat, untuk itu para ahli harus mulai sadar dengan fenomena ini sehingga bisa menghindari efek samping yang muncul.
Untuk perempuan, tindik alat kelamin yang paling populer adalah VCH (vertical clitoral hood). VCH merupakan penindikan melalui jaringan di atas klitoris yang bisa merangsang klitoris saat berhubungan seks.
Meski begitu ada pula yang melakukan penindikan pada bagian belakang klitoris, labia bagian dalam dan juga labia luar, tergantung dari kulit yang dimiliki oleh orang tersebut, seperti dikutip dari Medicinenet, Rabu (28/3/2012).
Sedangkan pada laki-laki yang paling populer adalah Prince Albert yang mana cincin dimasukkan secara vertikal melalui uretra dan keluar di bagian bawah kepala penis. Tempat lain yang juga populer adalah di panggal skrotum dan frenum (melalui kulit di bagian bawah penis).
Namun penindikan ini tetap saja menimbulkan risiko kesehatan bagi orang tersebut, dan efek samping yang paling umum adalah infeksi. Pada kasus tertentu infeksi ini bisa menyebar dan menyebabkan masalah kesehatan serius termasuk kemandulan serta mengancam nyawa.
Sedangkan jika alat yang digunakan tidak steril maka memiliki potensi untuk menularkan sejumlah penyakit termasuk tetanus, TBC, hepatitis, HIV dan juga infeksi menular seksual lainnya.
Selain itu tindakan genital bisa menimbulkan beberapa risiko yang berbeda dibanding tindik di tempat lain. Misalnya tindik yang melalui kepala penis bisa mengakibatkan pendarahan serius dan berisiko impotensi akibat adanya tekanan di jaringan ereksi.
Untuk tindik di vagina juga prosedur yang berisiko seperti mengakibatkan pendarahan, jaringan parut atau menimbulkan reaksi alergi, sedang tindik melalui belakang klitoris bisa mengganggu aliran darah.
(ver/ir)
Baca Juga
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Rabu,22/05/2013 12:31 WIB
Terlalu Lama 'Pelototi' Komputer Bikin Mata Rusak, Benarkah?
-
Rabu,22/05/2013 12:17 WIB
Dibilang Gemuk Oleh Orang Tua, Bagaimana Cara Menghitung Berat Ideal?
-
Rabu,22/05/2013 12:06 WIB
5 Cara Tepat Memilih Sepatu Bagi Pasien Diabetes
-
Rabu,22/05/2013 11:48 WIB
Tangan dan Kaki Berkeringat Sejak Kecil, Indikasi Sakit Jantung?
-
Rabu,22/05/2013 11:35 WIB
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
Rabu,22/05/2013 11:19 WIB
Sangat Langka, Wanita Ini Terlahir dengan 4 Ginjal
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Dia Syaratnya Jika Anda Ingin Jadi Pendonor Mata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kacamata Tebal pada Orang Tua Besar Kemungkinan Menurun pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kacamata atau Lensa Kontak, Mana yang Lebih Aman?
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Penglihatan Mulai Kabur? Ini Saatnya Anda Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Alergi
Begini Caranya Dapat Momongan Ketika Punya Alergi Sperma
-
Ulasan Khas Alergi
Alergi Lateks, Salah Satu Penyebab Orang Malas Pakai Kondom
-
Ulasan Khas Alergi
Andai Semua Orang Alergi Uang, Masih Adakah Korupsi?
-
Rabu, 22/05/2013 11:24 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Minus dan Silinder Tak Bisa Sembuh, Mitos Atau Fakta?
-
Rabu, 22/05/2013 10:22 WIB
Walau Diresepkan Dokter, Obat-obat Ini Punya Efek Samping Berbahaya
-
Rabu, 22/05/2013 11:12 WIB
Sangat Langka, Wanita Ini Terlahir dengan 4 Ginjal
-
Rabu, 22/05/2013 11:48 WIB
Tangan dan Kaki Berkeringat Sejak Kecil, Indikasi Sakit Jantung?
-
Rabu, 22/05/2013 11:07 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Dia Syaratnya Jika Anda Ingin Jadi Pendonor Mata
-
Rabu, 22/05/2013 08:55 WIB
Ulasan Khas Mata Sehat
Kacamata atau Lensa Kontak, Mana yang Lebih Aman?
-
Rabu, 22/05/2013 07:11 WIB
Dokter Bedah di RSUD Waled Cirebon Suka 'Nyodok' Sebelum Operasi
-
Rabu, 22/05/2013 10:40 WIB
Sentuhan Teknologi Mudahkan Para Bidan Menolong Ibu Melahirkan
-
7 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Selasa, 21/05/2013 17:41 WIB
Telat Penuhi Gizi Anak di Usia Emas? Ini Langkah Berikutnya
-
Selasa, 21/05/2013 15:52 WIB
38 Napi di Lapas Narkoba Cirebon Terinfeksi HIV
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda






_7.gif)

