detikhealth
Konsultasi Psikoseksual
Zoya Amirin, M.Psi

Psikolog seksual bersertifikasi dengan pendidikan seksual berlatar belakang psikologi. Ketua Komunitas Studi Perilaku Seksual, anggota Asosiasi Seksologi Indonesia. Pengajar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, UI.

Bagaimana Menghadapi Teman Pria yang Selalu Ngomong Seks?

Irna Gustia - detikHealth
Jumat, 27/04/2012 15:19 WIB
ilustrasi (foto: Thinkstock)
Jakarta,

Saya ingin konsultasi mengenai psikologi seksual seseorang. Saya punya teman lelaki, setiap dia menghubungi saya (via sms, telepon ataupun chatting) dia selalu ingin membahas tentang seks. Saat itu pula, dia merasa terangsang jika saya menjawab semua apa yang dia tanyakan. Apakah itu normal? Saya merasa risih dan tidak nyaman jika ini berkelanjutan, takut juga karena berdampak pada psikologisnya kelak. Mohon jawaban, terimakasih.

Widya A (Perempuan Lajang, 21 Tahun), cantXX_XXXXXX@yahoo.co.id
Tinggi Badan 158 Cm dan Berat Badan 58 Kg

Jawaban

Widya, kalau Anda tidak nyaman pastikan untuk dia tahu bahwa Anda tidak nyaman dengan pertanyaan tersebut. Ini tipikal orang Indonesia yang sering merasa tidak enak hati, padahal kita sendiri tidak nyaman. Jangan pikirkan dulu masalah psikologis dia, ini merupakan masalah psikologis Anda sebenarnya.

Pertama, dia harus tahu bahwa Anda tetap mau berinteraksi dengan dia selama ini bukan pertanyaan-pertanyaan yang berhubungan dengan seksualitas. Kalau memang dia ingin pertanyaan-pertanyaan mengenai seksualitas, lalu dia bertanya pada detikHealth atau pada saya jangan pada Anda sebab Anda bukan ahlinya.

Kedua, Anda merasa tidak nyaman, misalnya dia jadi punya prasangka negatif atau ekspektasi lain, karena selama ini Anda mau menjawab pertanyaan-pertanyaan yang menjurus tersebut tentang seks pada diri Anda. Dan jangan-jangan dia menduga bahwa Anda juga menanggapi hasrat seksualnya. Jadilah wanita yang asertif. (tegas).

Hal pertama yang dilakukan adalah katakan padanya bahwa Anda tidak nyaman setiap kali ia menanyakan hal mengenai seksualitas pada Anda.

Kedua, semoga kamu tidak salah sangka ketika kamu bertanya masalah seks dan saya menjawab, itu karena saya merasa tidak enak hati kalau tidak menjawab. Akan tetapi saya tidak punya ketertarikan seksual terhadap kamu.

Hal itu harus Anda nyatakan secara eksplisit sekali atau secara terang-terangan supaya besok-besok kalau dia protes atau ekspektasi dia macam-macam dia tidak bisa bicara apa-apa, sekaligus ini bisa menjadi konfirmasi.

Zoya Amirin, M.Psi
Psikolog seksual bersertifikasi yang memiliki pendidikan seksual yang berlatar belakang psikologi. Ketua dalam Komunitas Studi mengenai Perilaku Seksual, anggota dari Asosiasi Seksologi Indonesia.

Pengajar mata kuliah Kesehatan Reproduksi, Ilmu Hubungan antar manusia, Public Relation, Ilmu Komunikasi Dasar di Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Indonesia.

(ir/ir)

Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit