Jumlah Bakteri di Miss V Bisa Turun Naik
Senin, 14/05/2012 13:01 WIB
(Foto: ThinkStock)
Berita Lainnya
Jakarta, Jumlah bakteri di kemaluan wanita ternyata dari waktu ke waktu tidak pernah stabil. Jumlahnya turun naik kadang banyak, kadang sedikit tergantung tingkat keasaman (pH) di vagina.
Bakteri tertentu pada vagina memang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan organ reproduksi Anda. Akan tetapi, seiring berkembangnya waktu, bakteri tersebut dapat menigkat jumlahnya dan dapat menyebabkan tumbuhnya mikroba dalam vagina.
Banyak orang berpikir bahwa bakteri baik pada vagina dapat melindungi terhadap infeksi, terutama bakteri dari genus Lactillus yang menghasilkan asam laktat dan menjaga pH pada vagina.
Namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa komunitas bakteri tertentu dapat mengalami peningkatan jumlah populasi dari waktu ke waktu yang dapat berbahaya.
Jenis bakteri tertentu yang populasinya meningkat akan menyebabkan microbiome vagina, tetapi kondisi tersebut tidak sama pada semua wanita. Ada beberapa wanita yang memiliki populasi bakteri vagina yang stabil dan ada yang melimpah.
"Perubahan populasi bakteri cenderung bertepatan dengan periode menstruasi dan aktivitas seksual. Periode menstruasi dan aktivitas seksual telah dikaitkan dengan perubahan populasi bakteri, tetapi faktor tersebut juga tidak selalu konsisten pada masing-masing wanita, faktor lain mungkin juga berpengaruh," kata Jacques Ravel, PhD, dari University of Idaho seperti dilansir dari medpagetoday, Senin (14/5/2012).
Ravel dan beberapa rekan peneliti yang lain menggunakan teknologi genomik untuk meneliti urutan RNA bakteri vagina dan melihat apakah populasi bakteri tersebut dapat berubah atau tetap stabil.
Penelitian dilakukan terhadap 32 wanita sehat dengan melakukan swab vagina lebih dari 16 minggu dan membuat catatan kegiatan hariannya. Kebanyakan wanita memiliki lima jenis komunitas bakteri dalam vaginanya dan didominasi oleh spesies Lactobacillus crispatus, gasseri atau iners.
"Faktor-faktor tersebut perlu menjadi subjek penelitian selanjutnya agar dapat ditemukan strategi pengobatan yang lebih baik untuk wanita dengan kondisi bacterial vaginosis. Penelitian ini tidak hanya dapat meningkatkan akurasi diagnostik, tetapi juga dapat menawarkan cara untuk memprediksi kerentanan dan risiko infeksi," kata Ravel.
Perawatan individual lebih bisa bermanfaat untuk mencegah berkembangnya bakteri vagina, meskipun antibiotik juga banyak bekerja pada beberapa orang.
"Selama pH masih seimbang, tidak akan terjadi perubahan populasi bakteri vagina sehingga kemungkinan gejala infeksi kecil," kata Ravel.
(ir/ir)
Bakteri tertentu pada vagina memang memiliki manfaat yang baik untuk kesehatan organ reproduksi Anda. Akan tetapi, seiring berkembangnya waktu, bakteri tersebut dapat menigkat jumlahnya dan dapat menyebabkan tumbuhnya mikroba dalam vagina.
Banyak orang berpikir bahwa bakteri baik pada vagina dapat melindungi terhadap infeksi, terutama bakteri dari genus Lactillus yang menghasilkan asam laktat dan menjaga pH pada vagina.
Namun hanya sedikit yang mengetahui bahwa komunitas bakteri tertentu dapat mengalami peningkatan jumlah populasi dari waktu ke waktu yang dapat berbahaya.
Jenis bakteri tertentu yang populasinya meningkat akan menyebabkan microbiome vagina, tetapi kondisi tersebut tidak sama pada semua wanita. Ada beberapa wanita yang memiliki populasi bakteri vagina yang stabil dan ada yang melimpah.
"Perubahan populasi bakteri cenderung bertepatan dengan periode menstruasi dan aktivitas seksual. Periode menstruasi dan aktivitas seksual telah dikaitkan dengan perubahan populasi bakteri, tetapi faktor tersebut juga tidak selalu konsisten pada masing-masing wanita, faktor lain mungkin juga berpengaruh," kata Jacques Ravel, PhD, dari University of Idaho seperti dilansir dari medpagetoday, Senin (14/5/2012).
Ravel dan beberapa rekan peneliti yang lain menggunakan teknologi genomik untuk meneliti urutan RNA bakteri vagina dan melihat apakah populasi bakteri tersebut dapat berubah atau tetap stabil.
Penelitian dilakukan terhadap 32 wanita sehat dengan melakukan swab vagina lebih dari 16 minggu dan membuat catatan kegiatan hariannya. Kebanyakan wanita memiliki lima jenis komunitas bakteri dalam vaginanya dan didominasi oleh spesies Lactobacillus crispatus, gasseri atau iners.
"Faktor-faktor tersebut perlu menjadi subjek penelitian selanjutnya agar dapat ditemukan strategi pengobatan yang lebih baik untuk wanita dengan kondisi bacterial vaginosis. Penelitian ini tidak hanya dapat meningkatkan akurasi diagnostik, tetapi juga dapat menawarkan cara untuk memprediksi kerentanan dan risiko infeksi," kata Ravel.
Perawatan individual lebih bisa bermanfaat untuk mencegah berkembangnya bakteri vagina, meskipun antibiotik juga banyak bekerja pada beberapa orang.
"Selama pH masih seimbang, tidak akan terjadi perubahan populasi bakteri vagina sehingga kemungkinan gejala infeksi kecil," kata Ravel.
(ir/ir)
Baca Juga
- Ini Alasan Wanita Sering Meremehkan Gangguan Seksnya
- Lecet Miss V Bisa Diatasi dengan 3 Langkah Ini
- Fakta yang Perlu Diketahui dari Vagina
- Hai Wanita, Anda Lebih Subur dari yang Anda Pikirkan
- Payudara Itu Indah Tapi Kadang Membahayakan Kesehatan Wanita
- Istri Harus Tahu Zona Erotis Tubuhnya Agar Suami Mudah Mencari
Komentar (0 Komentar)
Twitter Recommendation
-
Kamis,23/05/2013 14:33 WIB
Pria Polandia Ini Mendapat Transplantasi Wajah Tercepat Pasca Kecelakaan
-
Kamis,23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Kamis,23/05/2013 13:19 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis,23/05/2013 13:02 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Kamis,23/05/2013 12:30 WIB
Waspada, Migrain Plus Depresi Bikin Volume Otak Mengkerut
-
Kamis,23/05/2013 12:17 WIB
Mana yang Lebih Bagus, Sarapan Oatmeal atau Buah-buahan?
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Gangguan Mata yang Bisa Dialami Ibu Hamil
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Jangan Biarkan Cacing Mata Bersemayam di Mata Anda
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Mata Anda Lelah? Langkah Ini Bakal Bikin Rileks
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katarak dan Glaukoma, Penyakit yang Bisa Sebabkan Kebutaan
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Perhatikan Hal Ini Agar Mata Tak Iritasi karena Lensa Kontak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Ini Akibatnya Jika 'Si Mata Empat' Malas Pakai Kacamata
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Kenalilah, Kelainan Mata yang Bisa Terjadi pada Anak
-
Ulasan Khas Mata Sehat
Katakan Cinta pada Mata dengan Cara Ini
-
Kamis, 23/05/2013 12:55 WIB
Bentuk Tubuh Pria ada 7 Macam, Anda Termasuk yang Mana?
-
Kamis, 23/05/2013 13:15 WIB
Tak Pernah Berhubungan Intim Tapi Ada Benjolan di Bibir Vagina
-
Kamis, 23/05/2013 13:33 WIB
3 Penyebab Pria Sudah Botak di Usia 20-an Tahun
-
Kamis, 23/05/2013 11:49 WIB
Jantung Terasa Ditusuk Ternyata Bocor Halus, Berbahayakah?
-
Kamis, 23/05/2013 12:13 WIB
Mana yang Lebih Bagus, Sarapan Oatmeal atau Buah-buahan?
-
Kamis, 23/05/2013 10:28 WIB
Lupakan Obat, Sakit Kepala Bisa Dikontrol dengan Pikiran! Begini Caranya
-
Kamis, 23/05/2013 11:26 WIB
Kaki Manusia Dihuni Oleh 80 Jenis Jamur yang Berbeda
-
Kamis, 23/05/2013 11:00 WIB
Perilaku Kasar pada Anak akan Diingat Hingga Dewasa
-
10 Komentar
-
9 Komentar
-
7 Komentar
-
5 Komentar
-
5 Komentar
-
4 Komentar
-
4 Komentar
-
3 Komentar
-
Kalkulator Seks
Berapa Kali Anda Pernah Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Lama Berhubungan Seks
Berapa Durasi Rata-rata Ketika Berhubungan Seks?
-
Kalkulator Masa Subur
Kapan Perkiraan Masa Paling Subur Anda?
Must Read
close
-
Kamis, 23/05/2013 07:21 WIB
4 Alasan Mengapa Orang Dewasa Harus Imunisasi
-
Kamis, 23/05/2013 07:06 WIB
Tak Hanya Diabetes, Penyakit-penyakit Ini Juga Bisa Bikin Pria Impoten
- detikNews · Berita · Internasional · Kolom · Wawancara · Lapsus · Tokoh · Pro Kontra · Profil · Indeks
- detikSport · Basket · MotoGP · F1 · Raket · Sepakbola · Sport Lain · Galeri · Profil · Fans Area · Indeks
- Sepakbola · Italia · Inggris · Spanyol · Jerman · Indonesia · Uefa · Bola Dunia · Fans Area · Indeks
- detikOto · Mobil · Motor · Modifikasi · Tips & Trik · Konsultasi · Komunitas · OtoTest · Galeri · Video · Forum · Indeks
- detikHot · Celebs · Music · Movie · Art · Gallery · Profile · KPOP · Forum · Indeks
- detikInet · News · Gadget · Games · Fotostop · Klinik IT · Ngopi · Produk Pilihan · Forum · Indeks
- detikFinance · Ekonomi Bisnis · Finansial · Properti · Energi · Industri · Sosok · Peluang Usaha · Pajak · Konsultasi · Foto · TV · Indeks
- detikHealth · Health News · Sexual Health · Diet · Ibu & Anak · Konsultasi · Health Calculator · Foto Balita · Bank Nama Bayi
- detikTravel · Travel News · Destinations · Photos · d'Trips · Hotels · Flights · ACI · d'Travelers Stories
- Wolipop · Fashion · Photos · Beauty · Love & Sex · Home & Family · Wedding · Entertainment · Sale & Shop · Hot Guide · d'Lounge · Indeks
- detikFood · Resep · Tempat Makan · Kabar Kuliner · Halal · Komunitas · Forum · Konsultasi · Galeri · Indeks
- detikSurabaya · Berita · Bisnis · Society · Foto · TV · Indeks
- detikBandung · News · Sosok · Info · Pengalaman Anda · Lifestyle · Iklan Baris · Foto · TV · Info Iklan · Forum · Indeks
Iklan Baris · Blog · Forum · Kolom Kita · adPoint · Seremonia · Sindikasi · Info Iklan · Suara Pembaca · Surat dari Buncit · detikTV · Cari Alamat
Copyright © detikcom, All Rights Reserved · Redaksi · Pedoman Media Siber · Karir · Kotak Pos · Info Iklan · Disclaimer

Cek Masa Pertumbuhan Anak Anda







_7.gif)

