detikhealth

Pria Muda yang Kurang Tidur, Hormon Seksnya Turun 10-15%

Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
Selasa, 29/05/2012 12:05 WIB
Pria Muda yang Kurang Tidur, Hormon Seksnya Turun 10-15%(Foto: Thinkstock)
Jakarta, Hati-hati buat pria muda yang tidurnya selalu kurang dari 5-6 jam tiap malam. Pria muda yang usianya 20-an sampai 30-an tahun, jika tidurnya selalu kurang akan mengalami penurunan hormon testosteron (hormon seks pria) dengan jumlah yang sama seperti yang terjadi pada proses penuaan selama 10-15 tahun atau 10-15 persen.

Rendahnya kadar testosteron memberi berbagai konsekuensi negatif bagi pria muda, bukan hanya dalam perilaku seksual dan reproduksi semata.

Hal ini karena testosteron juga penting dalam membangun kekuatan, massa otot dan kepadatan tulang. Kadar testosteron yang rendah juga menyebabkan rendahnya tingkat energi, libido berkurang, kurangnya konsentrasi dan kelelahan.

"Kadar testosteron yang rendah seringkali dikaitkan dengan berkurangnya kekuatan tubuh sebagai konsekuensi kurangnya jam tidur," ujar ketua tim peneliti Eve Van Cauter, profesor kedokteran dari University of Chicago Medical Centre di AS seperti dilansir dari health.india, Selasa (29/5/2012).

Peneliti merekrut sekelompok pria muda untuk menjadi partisipan penelitian ini dan telah memberikan berbagai tes untuk memantau adanya gangguan endokrin, kejiwaan dan masalah tidur yang mungkin dialaminya. Rata-rata partisipan berusia 24 tahun, kurus dan dalam keadaan sehat.

Kemudian partisipan menghabiskan 3 malam di laboratorium untuk tidur hingga 10 jam lalu menghabiskan 8 malam untuk tidur kurang dari lima jam. Darah partisipan pun diambil sebagai sampel setiap 15-30 menit selama 24 jam pada hari terakhir fase tidur 10 jam dan hari terakhir fase tidur lima jam.

Hasilnya, efek kurang tidur terhadap kadar testosteron pun tampak nyata hanya setelah satu minggu mengalami tidur pendek. Pengurangan jam tidur selama lima jam saja telah membuat kadar testosteron partisipan menurun hingga 10-15 persen. Kadar testosteron terendah partisipan terjadi pada sore hari.

Pada masa-masa itu, partisipan pun dilaporkan mengalami penurunan kesejahteraan seketika kadar testosteronnya menurun. Suasana hati dan semangat partisipan semakin hari semakin menurun seiring pembatasan tidur pada studi berlangsung.



(ir/ir)


 
Foto Terkait

Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks



Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit