detikhealth

Lebih Susah Merawat Anak Perempuan atau Laki-Laki?

Linda Mayasari - detikHealth
Rabu, 30/05/2012 16:30 WIB
Lebih Susah Merawat Anak Perempuan atau Laki-Laki?(Foto: ThinkStock)
Jakarta, Setiap anak, baik itu laki-laki maupun perempuan memiliki kepribadian bawaan yang membentuk kehidupannya. Ada perbedaan dalam cara orangtua untuk menangani anak laki-laki dan perempuan sejak lahir.

"Otak dan pertumbuhan setiap jenis kelamin memiliki tingkat yang berbeda dan akan mempengaruhi perilaku antara anak perempuan dan laki-laki. Sehingga cara merawat anak perempuan dan laki-laki sangatlah berbeda," kata Leonard Sax, MD, penulis buku Boys Adrift.

Berikut 4 aspek yang membedakan perawatan terhadap anak perempuan dan laki-laki, seperti dilansir dari parenting, Rabu (30/5/2012) antara lain:

1. Disiplin

Lebih sulit untuk menerapkan kedisiplinan pada anak laki-laki darpada anak perempuan. Anak laki-laki tampak seperti tidak mendengarkan ketika diarahkan oleh orangtuanya.

Ternyata pendengaran anak laki-laki tidak sebaik anak perempuan sejak lahir. Pendengaran anak perempuan lebih sensitif dan pusat-pusat verbal dalam otaknya berkembang lebih cepat. Karena itulah seorang gadis cenderung memberikan respon yang lebih baik terhadap pujian atau peringatan orangtua yang mengisyaratkan kedisiplinan.

2. Keamanan fisik

Secara umum, anak laki-laki lebih kasar dan agresif. Sehingga orangtua memerlukan pengawasan ekstra terhadap anak laki-lakinya agar tidak mudah terluka karena tingkah aktifnya.

"Tetapi membiarkan anak-anak tetap aktif dapat membangun karakter, kepercayaan diri, ketahanan, dan kemandiriannya. Luka ringan adalah risiko alami, berilah arahan kepada anak laki-laki Anda untuk sedikit memperlambat aktivitasnya agar tidak berbahaya," kata Wendy Mogel, Ph.D., penulis The Blessing of a Skinned Knee.

Sebaliknya, anak perempuan juga butuh dorongan untuk lebih aktif untuk mengambil lebih banyak risiko agar karakternya terbangun dan tidak menjadi orang yang manja dan lemah ketika dewasa.

3. Komunikasi

"Sejak lahir, bayi perempuan cenderung lebih tertarik melihat warna dan tekstur, seperti pada wajah manusia, sedangkan bayi laki-laki ditarik lebih ke gerakan, seperti permainan yang berputar-putar," kata Dr Sax.

Singkatnya, anak laki-laki lebih berorientasi pada tindakan sedangkan anak perempuan lebih berorientasi terhadap sinyal nonverbal, seperti ekspresi dan nada suara. Anak laki-laki memiliki lebih banyak kesulitan untuk menyatakan perasaan dengan kata-kata.

Sementara kebanyakan perempuan mudah sekali berbagi perasaan dan rincian kejadian yang dialaminya kepada orang lain. Biasakan untuk mendirikan sebuah komunikasi terbuka dengan anak perempuan Anda sejak masih terbuka agar anak Anda tidak sungkan untuk meminta nasehat terhadap masalahnya ketika beranjak remaja.

4. Penghargaan terhadap diri sendiri

"Mengembangkan citra diri yang sehat sangat penting untuk semua anak. Tetapi anak perempuan cenderung tumbuh kurang percaya diri dan lebih aman daripada anak laki-laki," kata Carol Gilligan, Ph.D., seorang peneliti gender dan psikolog.

Citra terhadap tubuhnya adalah sebagian besar dari harga diri seorang perempuan. Tubuh dan penampilan sangat penting bagi perempuan bahkan ketika masih anak-anak. Sedangkan anak laki-laki cenderung cuek dengan penampilan dan merasa percaya diri akan apa yang telah dimilikinya.




(ir/ir)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit