detikhealth

Organisasi Profesi Kesehatan Bentuk KPK-Anti Rokok

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Kamis, 31/05/2012 14:53 WIB
Halaman 1 dari 2
(Foto: detikHealth)
Jakarta, Konsumsi rokok di Indonesia saat ini berada pada titik yang memprihatinkan. Geram dengan kondisi tersebut, organisasi profesi kesehatan di Indonesia menginisiasi pembentukan Koalisi Profesi Kesehatan Anti Rokok (KPK-Anti Rokok).

Badan Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan Indonesia berada di peringkat ketiga dari jumlah perokok di dunia sebanyak 4,8 persen dari total jumlah perokok di dunia atau 46 persen total jumlah perokok di ASEAN.

Tren ini diperkirakan akan terus meningkat mengingat kecenderungan konsumsi rokok remaja laki-laki usia 15-19 tahun juga mengalami peningkatan yang signifikan, dari sebesar 13,7 persen tahun 1995 menjadi 37,3 persen tahun 2007.

Peningkatan juga terjadi pada kelompok remaja perempuan dari 0,3 persen pada tahun 1995 menjadi 1,6 persen pada tahun 2007 atau lebih dari lima kali lipat. Selain itu, proporsi mulai merokok di kalangan remaja usia 10-14 tahun mencapai 17,5 persen pada tahun 2010.

Diperkirakan kematian akibat penyakit dengan faktor risiko utama rokok sebesar 190.260 pada tahun 2010 atau 521 jiwa/hari.

Rokok juga menyebabkan kerugian secara sosioekonomi. Total kerugian ekonomi akibat konsumsi rokok pada tahun 2010 mencapai Rp 245,4 triliun, lebih dari empat kali lipat pendapatan negara dari cukai.

"Melihat kondisi ini, kami organisasi profesi kesehatan menginisiasi pembentukan Koalisi Profesi Kesehatan Anti Rokok (KPK-Anti Rokok). Kami bertekad membebaskan Indonesia dari bahaya merokok pada tahun 2025," tegas Drg Zaura Rini Anggraeni, MDS, Ketua Umum PDGI saat membacakan Deklarasi KPK-Anti Rokok dari Gedung Stovia, Jakarta, Kamis (31/5/32012).Next

Halaman 1 2
(mer/ir)
Artikel detikHealth juga bisa dibaca melalui aplikasi detikcom untuk Android, BlackBerry, iPhone, iPad & Windows Phone. Install sekarang!

Cerianya si Kecil saat liburan. Yuk, Abadikan Momen liburan anda bersama si Buah Hati dan menangkan hadiahnya di Sini




 atau daftar untuk mengirim komentar
Tampilkan Komentar di:        


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit