detikhealth

Jadi Remaja Tergemuk Karena Hobi Pesan Junk Food Secara Online

Merry Wahyuningsih - detikHealth
Minggu, 03/06/2012 12:08 WIB
Jadi Remaja Tergemuk Karena Hobi Pesan Junk Food Secara OnlineGeorgia Davis (dok. thesun)
South Wales, Inggris, Orangtuanya selalu berusaha memberi makanan sehat, namun berat badan Georgia Davis terus melambung naik. Ia bahkan telah menjadi remaja tergemuk di Inggris. Ternyata hobi memesan junk food secara online adalah penyebabnya.

Georgia Davis (19 tahun) diam-diam menggunakan laptopnya untuk memesan berbagai junk food secara online. Tak heran bila jarum di timbangannya terus bergeser ke kanan dan menjadikannya remaja tergemuk di Inggris.

"Saya menonton TV di lounge, Georgia akan turun dari lantai dan dengan santai mengatakan, 'Panas di kamar tidur saya. Saya hanya pergi ke luar untuk mencari udara segar.' Kami sekarang tahu bahwa dia menemui pengantar makanan dan diam-diam membawa makanan ke lantai atas ke kamarnya," jelas ibunya Lesley Davis (57 tahun), seperto dilansir Thesun, Minggu (3/6/2012).

Kedua orangtuanya akhirnya mengetahui bahwa Georgia sering memesan junk food favoritnya secara diam-diam, yaitu pizza atau makanan China.

Baru-baru ini ibunya menemukan setumpuk sampah bungkus junk food di lemari pakaian dan di bawah tempat tidurnya.

"Dia sudah makan segala macam 'makanan nakal' seperti roti sosis, pai dan kue, serta banyak minum soda. Arthur (ayahna) dan saya adalah orang tuanya jadi tentu saja kami menerima bahwa kamu harus bertanggung jawab atas Georgia dan mencoba untuk mengarahkan dirinya ke arah yang benar," tegas ibunya.

Georgia yang tinggal di Aberdare, South Wales, kini harus menghabiskan waktu beberapa bulan untuk tinggal di rumah sakit. Setidaknya selama 3 bulan ia harus berada di unit spesialis obesitas di dekat Swansea, Inggris.

Kini berat badan Georgia sudah turun menjadi 330 kg, yang semula ditakutkan akan mencapai 400 kg. Butuh 50 petugas kebakaran, insinyur dan petugas medis, serta menghancurkan sebagian rumah orangtuanya untuk membawa Georgia ke rumah sakit.

Remaja gemuk ini pun harus di pindahkan dengan menggunakan tandu dan ambulance khusus. Di rumah sakit, ia menjalani operasi yang menelan biaya lebih dari 100.000 poundsterling (sekitar Rp 1,4 miliar).

Ia pun harus menjalani diet khusus untuk menurunkan berat badan dan kini secara resmi berat badannya tercatat 330 kg.

"Dia sedang dirawat 24 jam selama 7 hari oleh tim dari tiga perawat dan beberapa dokter. Penilaian awal menunjukkan bahwa kadar oksigen Georgia sangat rendah sehingga mereka memberinya masker standar. Tapi itu tidak berhasil sehingga mereka membuat satu yang cocok di seluruh wajah dan hidungnya. Kadar oksigen sekarang sudah kembali normal," jelas ayahnya Arthur Treloar (73 tahun).





(mer/ir)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit