detikhealth

Otak Perempuan Bekerja Lebih Keras Saat Cemas

Vera Farah Bararah - detikHealth
Kamis, 07/06/2012 08:58 WIB
Otak Perempuan Bekerja Lebih Keras Saat Cemas(Foto: thinkstock)
Jakarta, Cemas karena takut melakukan kesalahan saat mengerjakan tugas atau situasi tertentu ternyata membuat otak bekerja lebih keras. Hal ini lebih banyak terjadi pada anak perempuan ketimbang laki-laki.

Temuan yang didapat oleh ilmuwan dari Michigan State University (MSU) mengungkapkan otak anak perempuan yang cemas akan bekerja lebih keras daripada anak laki-laki. Hasil ini didapat dengan mengukur aktivitas otak saat melakukan tugas yang relatif sederhana.

"Ini dapat membantu memprediksi perkembangan masalah kecemasan di kemudian hari pada anak perempuan," ujar Jason Moser, peneliti utama dalam studi ini, seperti dikutip dari Science Daily, Kamis (7/6/2012).

Moser menuturkan otak anak perempuan yang cemas harus bekerja lebih keras agar dapat melakukan tugas karena umumnya pikiran mereka terganggu dan merasa khawatir melakukan kesalahan.

"Mereka akan berpikir begitu banyak dan mungkin mengalami kesulitan dalam mengaturnya sehingga meningkatkan kecemasan dan otak harus berpikir lebih keras," ujar Mores.

Saat ini Moser dan tim peneliti dari MSU sedang menyelidiki apakah estrogen (hormon yang lebih umum ada di perempuan) kemungkinan bertanggung jawab terhadap peningkatan respons di otak.

"Perbedaan hormon antara laki-laki dan perempuan ini yang kemungkinan mempengaruhi, karena estrogen bertugas melepas dopamin suatu neurotransmitter yang berperan kunci dalam belajar dan proses kesalahan di bagian depan otak," ungkapnya.

Untuk itu diperlukan cara alami dalam mengurangi kecemasan sehingga bisa membantu otak agar tidak bekerja terlalu keras, misalnya dengan menghirup napas dalam-dalam, memejamkan mata dan juga minum air putih.

Hasil studi ini dilaporkan dalam International Journal of Psychophysiology yang mana mengukur korelasi antara kekhawatiran dan kesalahan yang berhubungan dengan respons otak pada kedua jenis kelamin. Studi ini melibatkan 79 siswa perempuan dan 70 siswa laki-laki.





(ver/ir)


Punya pengalaman diet yang menginspirasi ? Ceritakan pengalamanmu disini


Konsultasi Kesehatan Kirim KonsultasiIndeks


Kalkulator Sehat indeks »
Database Dokter Obat Penyakit